Join BLK, Warga Binaan Rutan Kelas IIB Kudus Dibekali Ketrampilan Kejuruan

oleh -147 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Warga Binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kudus mendapat pelatihan keterampilan dari Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kudus. Sebanyak 32 warga akan dilatih ketrampilan Tata boga dan Baki lamaran selama 9 Maret s/d
18 Maret 2020.

Hal itu ditandai oleh penandatanganan oleh Kepala Dinas kerjasama antara Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Kudus Bambang Tri Waluyo dengan Kepala Rutan Kelas IIB Kudus, Suprihadi, Senin (9/3/2020). Selain penandatanganan, juga diserahkan peralatan pelatihan secara simbolis.

Menurut Kepala Rutan Kelas IIB Kudus, Suprihadi, mengatakan bahwa pelatihan ini sebagai upaya untuk memberikan bekal ketrampilan kepada warga binaan, sehingga suatu saat jika telah keluar dari sini (rutan) memiliki ketrampilan yang akan bermanfaat.

“Kedepannya, mudah-mudahan berguna untuk menghadapi ketatnya persaingan lapangan pekerjaan yang pada dasarnya stigma masyarakat kepada mantan narapidana “prilaku negatif” bisa terbantahkan dengan keterampilan yang mereka miliki selama mendapatkan rangkaian proses pembinaan yang telah di berikan oleh petugas rutan Kudus,” jelasnya.

Sementara itu, Kadinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah kabupaten Kudus, Bambang TW, mengapresiasi kepada pihak rumah tahanan kelas II B Kudus yang telah ikut mundukung terselenggaranya acara latihan keterampilan ini sehingga dapat berjalan sesuai yang di harapkan.

Tiap tahun pelatihan berbeda beda, beberapa tahun lalu ada AC, Tata Kecantikan Rambut (TKR), kelistrikan pendingin dan lainnya.

Sebagaimana diketahui, Kewirausahaan telah menjadi suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan (ability) dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidup untuk memperoleh peluang dengan berbagai resiko yang mungkin dihadapi oleh kita semua.

Dikatakannya, kegiatan pelatihan ini dipandang perlu, dalam menciptakan dan mengasah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang terampil tetapi juga memiliki kemauan serta kemampuan baik, sehingga kedepannya terjadi perbaikan produktivitas dan sumber daya manusia yang akan berguna kembali ke masyarakat luas dan kemudian dapat memberikan dampak positif di lingkungan sekitar. “Kami berharap ilmu yang mereka dapat selama pelatihan ini akan berguna,” harapnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :