Kadin Jateng Bantu 3 Ton Oksigen Cair guna Tangani Covid-19 di Kudus

oleh -478 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berupaya membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19. Kadin Jawa tengah Bersama Kadin Kudus dan bekerjasama dengan PT. Samator menyerahkan langsung 3 ton oksigen cair kepada Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus, Senin (30/8/2021).

Dengan adanya bantuan tersebut, KADIN berharap bisa meringankan beban rumah sakit dan membantu mempercepat penanganan covid-19. “Semoga bantuan ini bisa bisa bantu percepat atasi pandemi dan mengurangi angka kematian. Semoga ini bisa membantu mengatasi kekurangan pasokan oksigen,” kata Safrul Kamaludin, Koordinator Wilayah Infrastruktur KADIN Jawa Tengah usai penyerahan simbolis.

Ia mengungkapkan, sejauh ini Kadin Indonesia telah berupaya membantu penanganan Covid melalui program “Kadin Perang Melawan Pandemi”. Melalui program ini, lanjut Kamaludin, Kadin Indonesia mencoba mengetuk hati nurani pengusaha untuk ikut berpartisipasi bersama pemerintah dalam menangani persoalan Covid-19. Program itu sebagai upaya untuk memastikan ketersediaan oksigen

Lebih jelas ia menegaskan bahwa bantuan ini bukan dari program CSR, tetapi murni dari kepedulian pengusaha. “Kami mengimbau kepada perusahaan untuk membantu, bersama-sama pemerintah mengatasi pandemi. Ini memang kepedulian pengusaha yang bernaung di Kadin untuk melawan pandemi. Tanpa ada batasan waktu karena kita harus bisa melawan pandemi,” tegasnya.

Ia berharap bantuan oksigen cair bisa bermanfaat untuk semua, khususnya warga yang menjalani proses penyembuhan. “Dan yang paling penting bisa membantu menurunkan angka Covid-19,” kata dia.

Sementara itu, dr Wawan Eko Darmawan, Wakil Direktur Pelayanan RSI Sunan Kudus mengapresiasi dan berterima kasih bantuan oksigen cair yang diberikan karena sangat bermanfaat.
“Bantuan ini sangat membantu karena memang oksigen sedang dibutuhkan. Semoga bisa membantu kesembuhan, dan meminimalisasi kasus kematian,” ujarnya.

“Dengan adanya bantuan tersebut bisa membantu pemenuhan oksigen yang sangat tinggi akhir-akhir ini, Sebetulnya oksigen tidak hanya untuk penanganan covid-19, melainkan ada pasien pasien yang butuh oksigen, seperti pasien asma, gagal jantung, paru-paru, pasien persalinan, dan pasien yang sedang melakukan prosedur operasi,” terangnya.

Terkait kebutuhan di RSI Sunan Kudus sendiri, lanjut dr Wawan, ketika lonjakan covid-19 bulan lalu, 1 ton oksigen cair dalam penggunannya masih kurang dalam waktu sehari. Sedangkan saat ini, dimana angka kasus covid sedang melandai, 3 ton oksigen cair bisa untuk 2 hari bahkan lebih.

Diketahui, pasien covid-19 yang sedang dirawat di RSI Sunan Kudus saat ini tinggal 6 pasien, salah satunya di ICU, “Dari lonjakan kasus 2 pekan kemarin di angka kasus 30 pasien, sekarang tingal 6 pasien, termasuk 1 di ICU,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :