Kudus, isknews.com – Kaliwungu Fest 2025 kembali memeriahkan Kecamatan Kaliwungu dengan rangkaian pameran UMKM dan pentas seni budaya dari 15 desa. Festival tahunan yang telah memasuki tahun keempat ini berlangsung sejak Rabu (6/8) hingga Minggu (10/8).
Camat Kaliwungu Satria Agus Himawan mengatakan, acara ini menjadi wadah promosi produk lokal sekaligus ajang pelestarian budaya. “Setiap desa menampilkan stand UMKM dan pertunjukan seni, mulai tari, pencak silat, teater, hingga musik jadul Remo Kustik dari Karangampel,” ujarnya.

https://www.facebook.com/share/v/172tZwZRL8
Di tengah kemeriahan, Kecamatan Kaliwungu juga memperkenalkan terobosan baru dalam pelayanan publik bernama Gapura Ungu (Gerbang Akses Utama Pelayanan Kaliwungu). Satria menjelaskan, inovasi ini lahir dari berbagai persoalan yang kerap dihadapi masyarakat saat mengurus layanan di kecamatan.
“Saat ini banyak permasalahan yang terjadi dalam pelayanan kepada masyarakat Kecamatan Kaliwungu, di antaranya waktu pelayanan yang kurang efektif dan efisien. Pemohon sering bolak-balik ke kantor hanya karena berkas persyaratan yang kurang lengkap. Pemohon juga kesulitan mendapatkan akses informasi pelayanan dari kecamatan,” ungkapnya.

Dengan alasan tersebut, pihak kecamatan menghadirkan Gapura Ungu sebagai helpdesk pelayanan berbasis WhatsApp yang dapat diakses 24 jam. Warga dapat menghubungi nomor 082-223-224-800 untuk bertanya seputar persyaratan maupun alur pelayanan, sehingga saat datang ke kantor semua berkas sudah siap dan proses dapat selesai dalam sekali kunjungan.
“Bapak/Ibu yang saya hormati, Gapura Ungu merupakan bukti bahwa kami senantiasa berupaya mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat Kaliwungu. Motto layanan kami adalah Mendekatkan — agar tidak ada sekat yang menghalangi antara penyelenggara pelayanan dan masyarakat, serta Membahagiakan — karena kepuasan Bapak/Ibu adalah tujuan utama kami,” tutur Satria.
Ia menambahkan, Gapura Ungu melayani berbagai administrasi kependudukan (KTP, KK, akta kelahiran, akta kematian, KIA, dan surat pindah) hingga legalisasi dokumen seperti surat keterangan waris dan surat pernyataan lainnya. Layanan ini juga dapat dimanfaatkan untuk pelaporan situasi darurat.
“Terobosan ini langkah awal kami dan tidak berhenti di sini. Kami akan selalu melakukan evaluasi dan pengembangan agar Gapura Ungu bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kaliwungu, sekaligus bagi kami sebagai aparatur pemerintah Kabupaten Kudus dalam rangka mewujudkan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Kudus,” tegasnya.
Kaliwungu Fest 2025 akan ditutup Minggu (10/8) malam dengan penampilan band OAM yang membawakan lagu-lagu Iwan Fals. Pada pagi hari, warga akan mengikuti jalan sehat bersama Bupati Kudus, disusul senam bersama ibu-ibu di sore hari, dan pentas seni budaya dari berbagai desa sebelum penutupan. (AS/YM)









