Kapolres Kudus Ancam Tindak Tegas Netizen Penyebar Hoaks Bencana

oleh

Kudus, isknews.com – Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi mengaku geram dengan perilaku sejumlah netizen yang seringkali mengunggah Video hoaks tentang bencana banjir di wilayah Kabupaten Kudus. pasalnya dari postingan hoaks tersebut telah meresahkan warga masyarakat terutama di sekitar wilayah bencana.

Kapolres Kudus – Catur Agus Irawan

‎Seperti video yang sempat beredar terkait banjir bandang disekitar bendung Wilalung dan Babalan. Dalam video singkat berdurasi 29 detik itu mencantumkan tulisan Bendungan Wilalung yang berada di Kabupaten Kudus.

TRENDING :  Polres Rembang Kunjungi Desa Kemandu Sulang

Kapolres Kudus, AKBP Catur Gatot Efendi menjelaskan, akan menindak tegas pelaku penyebar hoaks menggunakan undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

‎”Pelaku penyebaran video hoaks itu akan kami tindak tegas karena sudah menyebarkan berita bohong,” ujar dia usai apel besar kesiapan dan antisipasi menghadapi kontijensi bencana tahun 2020, di alun-alun simpang 7, Kudus, Kamis (9/1/2019).

TRENDING :  Tak Jera, Pengusaha Miras Oplosan Terbesar Di Jateng Buat Pabrik Lagi Di Peganjaran

Selain itu, Polres Kudus juga melakukan penutupan akses ke media sosial yang menyebarkan video hoaks bencana banjir tersebut.

Tujuannya agar berita bohong yang menyebar di dunia maya tidak meresahkan warga masyarakat Kabupaten Kudus.

“Video hoaks yang menyebar ini kami take down agar tidak menyebar,” ujar dia.

TRENDING :  Timses An-Noor Lapor Polisi

Pihaknya juga meminta Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk turut aktif dalam memberikan informasi terkini di daerahnya masing-masing.

‎Sehingga pada saat terjadi bencana, warga sudah siap untuk menyelamatkan diri ke tempat pengungsian.

“Kami bersinergi dengan Forkompinda untuk menyediakan tempat pengungsiannya juga sudah siap,” jelas dia.(YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :