Kapolres Kudus Cup 2026 Buktikan E-Sport Bukan Sekadar Game, Gen Z Adu Skill, Taktik, dan Strategi

oleh -849 Dilihat
Penyerahan penghargaan kepada juara dan MVP turnamen oleh Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo. (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Turnamen E-Sport Kapolres Kudus Cup Mobile Legends 2026 membuktikan bahwa dunia gim bukan sekadar hiburan, melainkan panggung prestasi bagi generasi muda. Selama dua hari pelaksanaan, puluhan tim pelajar bertarung sengit mengadu skill, taktik, dan strategi di Gedung Aula Laboratorium Terpadu UIN Sunan Kudus, hingga resmi ditutup Jumat (13/2/2026).

Ajang yang digelar Polres Kudus bersama komunitas FIS E-Sports ini diikuti 64 tim pada hari pertama. Setelah melalui fase penyisihan yang ketat, tersaring 16 tim terbaik yang melaju, terdiri atas delapan tim tingkat SMA sederajat dan delapan tim tingkat SMP/MTs.

Atmosfer pertandingan berlangsung panas namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Sorak dukungan guru dan rekan sekolah menambah semangat para pemain yang tampil penuh percaya diri dan disiplin. Setiap pertandingan menyuguhkan strategi matang, rotasi cepat, serta kerja sama tim yang solid.

Pada kategori SMP sederajat, SMP 2 Undaan keluar sebagai juara pertama. Disusul SMP 1 Kudus A di posisi kedua dan SMP Muhammadiyah 1 A sebagai juara ketiga. Gelar Most Valuable Player (MVP) diraih Muhammad Abdullah dari SMP 2 Undaan.

Sementara pada kategori SMA sederajat, SMA Masehi tampil dominan dan merebut gelar juara pertama. Posisi kedua ditempati MAN 2 Kudus, sedangkan SMA 2 Kudus A meraih juara ketiga. Predikat MVP diraih Aldvin Ronius D. dari SMA Masehi.

Para pemenang menerima piala, sertifikat penghargaan, serta uang pembinaan. Juara pertama memperoleh Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, juara ketiga Rp1 juta, dan MVP masing-masing menerima Rp500 ribu.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo yang didampingi Ketua FIS E-Sports Salvi Immawan menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang. Ia menyampaikan apresiasi atas semangat peserta yang bertanding dengan penuh sportivitas.

“Turnamen ini bukan hanya soal menang dan kalah. Yang terpenting adalah bagaimana adik-adik belajar tentang sportivitas, disiplin, kerja sama, serta kemampuan mengelola strategi,” kata AKBP Heru.

Menurutnya, E-Sports memiliki potensi besar sebagai ruang prestasi positif bagi generasi muda, sekaligus menjadi sarana pembinaan karakter di era digital.

“Kami ingin E-Sports menjadi ruang prestasi yang positif bagi generasi muda,” imbuhnya.

Peraih MVP kategori SMP, Muhammad Abdullah, mengaku bangga atas capaian tersebut. Ia menyebut kemenangan diraih berkat latihan rutin dan kekompakan tim.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan panitia. Ini pengalaman berharga buat kami. Semoga ke depan ada turnamen lagi dan bisa berprestasi lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan MVP kategori SMA, Aldvin Ronius D. Ia menilai turnamen ini menjadi motivasi bagi pelajar untuk menunjukkan bahwa gim dapat menjadi jalur prestasi yang membanggakan.

“Kami jadi lebih semangat berlatih. Mudah-mudahan E-Sports di Kudus semakin maju dan makin banyak turnamen seperti ini,” ungkapnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.