Karangrowo Kudus Hidupkan Tradisi lewat KAR FEST 2025, Ada Balap Perahu hingga Kirab Budaya

oleh -91 Dilihat
Flyer Kar Fest 2025

Kudus, isknews.com – Pemerintah Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Karangrowo Makmur menggelar KAR FEST 2025, sebuah festival budaya dan religi yang berlangsung selama lima hari, mulai 16 hingga 20 Juli 2025. Dengan mengusung tema “Serunya Rawa, Hangatnya Budaya”, festival ini menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus hiburan bagi warga.

Panitia acara, Aldi Santoso, menjelaskan bahwa KAR FEST merupakan wujud rasa syukur warga Karangrowo atas anugerah alam dan warisan leluhur. Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan tidak hanya berisi hiburan, tetapi juga penuh nilai spiritual dan edukatif.
Rangkaian Kegiatan Bernilai Religi dan Tradisi

Festival dimulai pada Rabu (16/7) dengan Buka Luwur Buyut Sipah, sebuah tradisi penghormatan terhadap tokoh leluhur desa. Kegiatan ini berlangsung di area makam sebagai simbol doa dan harapan untuk keberkahan masa depan.

Esok harinya, Kamis (17/7), digelar Khotmil Qur’an di pagi hari dan dilanjutkan Istighosah serta Pasang Luwur di malam harinya. “Lewat istighosah dan pasang luwur, kita rawat koneksi antara langit dan bumi,” ujar Aldi.

Pada Jumat malam (18/7), festival dibuka secara resmi dengan penampilan pentas seni dari siswa-siswi Karangrowo, tari khas Karangrowo, hingga atraksi barongan cilik yang mendapat antusiasme tinggi dari penonton.
Balap Prahu hingga Festival Masakan Ikan Kutuk

Memasuki Sabtu (19/7), suasana semakin meriah dengan digelarnya lomba balap perahu antar-RT di Embung Rowo, disusul dengan lomba karaoke yang melibatkan seluruh warga desa di Lapangan Salepan Krajan. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan antarwarga.

Pada puncak acara, Minggu (20/7), diselenggarakan Festival Kutuk yang menampilkan lomba masakan berbahan dasar ikan kutuk, serta hidangan gratis berupa semur kutuk dan srutup keong bagi peserta kirab budaya. “Festival ini memperkenalkan kekayaan kuliner khas rawa Karangrowo sekaligus mempromosikan potensi desa wisata,” terang Aldi.

Masih di hari yang sama, digelar pula pelantikan pegiat budaya, kirab budaya dengan gunungan, pencak silat, barongan, drum band, hingga pembagian doorprize. Festival ditutup dengan santunan anak yatim piatu dan pengajian umum sebagai penyejuk rohani.
Komitmen Desa Wisata

Menurut Aldi, KAR FEST bukan hanya sekadar festival tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengembangan Desa Wisata Karangrowo. “Kami ingin menjadikan Karangrowo sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan alam, dan KAR FEST ini menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan potensi itu ke masyarakat luas,” tegasnya.

KAR FEST 2025 menjadi bukti nyata bagaimana tradisi, religi, dan hiburan bisa menyatu dalam semangat kebersamaan. Warga Karangrowo membuktikan bahwa desa kecil pun bisa menghadirkan kegiatan besar yang membumi dan membangun. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :