KDKMP dan Warung di Loram Wetan Kebobolan, Blower AC hingga Peralatan Kerja Raib

oleh -85 Dilihat
(Foto: Istimewa)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Dua lokasi usaha yang berdampingan di Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, diduga menjadi sasaran pencurian pada Rabu (21/10/2026). Bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kehilangan dua unit blower outdoor AC, sementara sebuah warung makan di sebelahnya kehilangan sejumlah peralatan kerja.

Manager KDKMP Desa Loram Wetan, Faisal Nur Fais, mengatakan, dirinya menerima informasi kehilangan setelah dihubungi Bhabinkamtibmas sekitar pukul 14.00 WIB. Setibanya di lokasi, ia mendapati dua unit blower outdoor AC yang berada di area klinik koperasi sudah tidak ada.

“Saya dihubungi Bhabinkamtibmas pukul 14.00 WIB. Setelah sampai di sini, dua blower outdoor AC di klinik sudah tidak ada,” kata Faisal.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, sebuah mobil berwarna hitam terlihat berada di sekitar lokasi pada pukul 03.30 WIB dini hari. Kendaraan tersebut diduga berkaitan dengan kejadian pencurian, meski jenis mobil maupun identitas pelaku belum diketahui secara pasti.

“Kalau dilihat dari CCTV, pelaku menggunakan mobil berwarna hitam. Tetapi, saya tidak tahu jenis mobilnya,” jelasnya.

Faisal mengungkapkan, kejadian tersebut merupakan kali pertama terjadi di lokasi KDKMP yang dikelolanya. Setelah mengetahui kehilangan itu, ia memeriksa kondisi bangunan dari bagian depan, belakang, hingga bagian dalam. Namun, tidak ditemukan indikasi pembobolan pada bangunan koperasi. Kerugian akibat hilangnya dua blower outdoor AC tersebut diperkirakan mencapai Rp3 juta.

KDKMP Desa Loram Wetan sendiri hingga kini belum mulai beroperasi karena masih menunggu arahan dari pihak pusat. Meski demikian, kehilangan tersebut menjadi perhatian pengelola, terlebih karena barang yang hilang merupakan bagian dari fasilitas di area klinik koperasi.

Sementara itu, warung makan yang berada tepat di sebelah KDKMP juga diduga menjadi sasaran pencurian. Pemilik warung, Reza, melaporkan kehilangan sejumlah peralatan kerja berupa bor, kabel, dan tang. Ia menduga pelaku masuk dengan cara merusak pintu warung.

“Saya setiap hari ke sini untuk mengecek barang. Tadi pagi, saat datang, pintunya sudah dibobol. Setelah saya cek, beberapa barang ternyata sudah tidak ada,” ujar Reza.

Warung yang berada di barat KDKMP desa Loram Kulon, Kudus. (Foto: Istimewa)

Reza mengatakan, dirinya baru mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 07.30 WIB ketika datang untuk memeriksa barang-barang di lokasi. Warung makan itu masih dalam tahap pembangunan dengan progres sekitar 80 persen sehingga belum mulai beroperasi. Kerugian akibat kehilangan sejumlah peralatan kerja tersebut diperkirakan mencapai Rp500 ribu.

“Kerugiannya kurang lebih Rp500 ribu. Warung ini juga belum selesai, masih sekitar 80 persen,” tambahnya.

Meski kedua lokasi berada berdampingan dan sama-sama mengalami kehilangan barang, belum dapat dipastikan apakah kedua kejadian tersebut dilakukan oleh pelaku yang sama. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas pelaku maupun perkembangan penanganan kasus dari pihak kepolisian. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.