Kelola Sampah Organik, Rutan Kudus Jalin Sinergitas dengan Bakti Lingkungan Djarum Foundation

oleh -485 kali dibaca
Foto: Dokumentasi Rutan Kelas IIB Kudus. (Istimewa)

Kudus, isknews.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kudus menjalin sinergitas dengan Bakti Lingkungan Djarum Foundation. Pertemuan yang digelar pada Kamis (18/3/2021) itu bertempat di Rutan Kelas IIB Kudus, dengan berfokus pada permasalahan pengolahan sampah organik yang masih bisa didaur ulang dan dimanfaatkan keberadaannya.

Kepala Rutan Kudus Suprihadi mengucapkan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus dan Djarum Foundation yang sudah bersinergi dengan baik.

“Rutan Kudus menuju WBK dan WBBM semoga lancar dan bisa terlaksana atas dukungan yang baik dari Semua eleman masyarakat,” tuturnya Rabu (24/3/2021).

Ia menjelaskan bahwa sinergitas kali ini selain untuk menguatkan hubungan kedua belah pihak juga untuk membahas mengenai permasalahan sampah organik.

“Di Rutan Kudus ini setelah kita lihat bersama, ada beberapa sampah organik yang sebenarnya dapat kita manfaatkan bersama. Pengelolaan sampah organik ini akan diupayakan yang masih ada nilai jualnya, serta selain itu juga untuk mengurangi beban kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kabupaten Kudus”, ujar Suprihadi.

Ditambahkan Eko, Pihak Bakti Lingkungan Djarum Foundation hanya mengambil sampah organik terkait rutan kudus yang sudah dapat sertipikat laik haigienis. “Djarum tidak ambil sampah yang ada nilai jualnya seperti plastik dan botol mineral, biar masyarakat luar yang ambil. Djarum bakti lingkungan membantu untuk menjadikan sampah organik menjadi kompos setelah di daur ulang.” tegasnya.

Suprihadi berharap apabila kegiatan tersebut dapat berjalan secara kontinyu. Tidak hanya untuk pemanfaatan jangka pendek, akan tetapi dapat dirasakan kebermanfaatannya secara terus-menerus.

Dengan telah dilaksanakan pertemuan tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat memberikan sesuatu yang lebih baik dan tercapainya kesepekatan bersama antara Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kudus dengan Djarum Bakti Lingkungan. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :