Kelompok Bahan Makanan Penyumbang Tertinggi Deflasi Maret 2016 Di Kudus

oleh -914 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Perkembangan harga berbagai komoditas pada April 2016 secara umum mengalami penurunan. Penurunan harga bensin, beras, cabai rawit, lele, cabai merah, udang basah, dan cumi-cumi menjadi pemicu utama terjadinya deflasi di Kudus. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kabupaten Kudus Pada April 2016 di
Kudus terjadi deflasi sebesar 0,63 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 128,35 lebih rendah bila
dibanding bulan Maret 2016 yang mengalami inflasi sebesar 0,51 persen dengan IHK 129,16. Laju inflasi tahun
kalender sebesar 0,09 persen, sedangkan laju inflasi “year on year” (April 2016 terhadap April 2015) sebesar
3,95 persen.

Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks beberapa  kelompok pengeluaran yaitu: kelompok bahan makanan 1,54 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan
bahan bakar sebesar 0,07 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 1,83 persen.
Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks adalah kelompok makanan jadi, minuman,
rokok dan tembakau 0,14 persen; kelompok sandang 0,14 persen; kelompok kesehatan 0,26 persen; dan
kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga sebesar 0,03 persen.

1934468_10205639830824245_3980021173054909851_n

Kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi pada April 2016 adalah kelompok
bahan makanan sebesar 0,36 persen; kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan juga sebesar 0,28
persen; dan kelompok perumahan, air, listrik, gas, & bahan bakar 0,01 persen. Sedangkan kelompok komoditas
yang memberikan andil/sumbangan inflasi adalah kelompok makanan jadi sebesar 0,03 persen; kelompok
sandang 0,01 persen; dan kelompok kesehatan sebesar 0,02 persen. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :