Kelompok Rekreasi, Olahraga, dan Budaya Sumbang Inflasi di Kudus pada November 2021

oleh -827 kali dibaca
Dokumentasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus

Kudus, isknews.com – Kabupaten Kudus pada bulan November 2021 mengalami inflasi sebesar 0,31 persen, dengan indeks Harga Konsumen (IHK) yakni sebesar 105,79.

Inflasi pada bulan November dikarenakan adanya kenaikan harga beberapa indeks kelompok pengeluaran.

Diantaranya kelompok pengeluaran kelompok Rekreasi, Olahraga, dan Budaya sebesar 1,91 persen, sedangkan kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,57 persen.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus Rahmadi Agus Santosa, Kamis (2/12/2021).

Rahmadi melanjutkan, kenaikan juga terjadi di kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 0,39 persen, kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,21 persen, serta kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,09. Satu kelompok lagi yang turut mengalami inflasi adalah kelompok Pakaian dan Alas Kaki sebesar 0,03 persen.

Pada November 2021 dari 11 kelompok pengeluaran, ada tujuh kelompok yang memberikan andil sumbangan inflasi. Sementara empat kelompok stabil terhadap inflasi Kota Kudus.

Pihaknya pun merincikan, ada sejumlah komoditas utama dalam kelompok-kelompok tersebut yang menjadi penyebab utama Kudus alami inflasi.

“Yakni telur ayam ras, cabai merah, minyak goreng, obat dengan resep, rekreasi, dan emas perhiasan. Komoditas penahan laju inflasinya sendiri, adalah turunnya harga bawang merah, tomat,wortel, ikan nila, jeruk, dan kol putih/kubis,” imbuh Rahmadi.

Rahmadi menambahkan, tingkat inflasi tahun kalender Januari hingga November 2021 adalah sebesar 1,08 persen. Sementara tingkat inflasi tahun ke tahun (November 2021 terhadap November 2020) sebesar 1,51 persen.

Sebagai pembanding, kabupaten/kota lainnya mengalami inflasi yakni Kota Cilacap sebesar 0,36 persen, Kota Purwokerto 0,4 persen, Kota Surakarta dan Semarang 0,33 persen, dan Kota Tegal 0,46 persen.

“Kudus sendiri terbilang cukup rendah inflasinya dibanding kota pembandingnya, Sementara Jawa Tengah pada bulan ini mengalami inflasi sebesar 0,34 persen dengan indeks harga sebesar 106,62 sedangkan Nasional mengalami inflasi sebesar 0,37 persen dengan indeks harga sebesar 107,05.,” pungkasnya/ (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :