KEM Kudus Mulai Sosialisasi Pengunjung Tunjukkan Sertifikat Vaksin atau Scan Barcode PeduliLindungi

oleh -1.475 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Kudus Extension Mall (KEM) mulai melakukan sosialisasi dan simulasikan persiapan pelaksanaan PeduliLindungi kepada pengunjung untuk menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 sebelum masuk ke dalam mal.

“Ini bentuknya baru sosialisasi. Ini sosialisasi dulu, kendala apa yang ditemukan dan sebagiannya,” kata Marketing KEM Kudus, Nafi saat ditemui isknews.com Jumat (13/8/2021).

Ia mengatakan, rencananya program PeduliLindungi di Kudus Extension Mall (KEM) efektif akan diberlakukan mulai tanggal 6 September 2021. Namun sejak tanggal 9 Agustus lalu sudah mulai dilakukan sosialisasi dan simulasi menjelang penerapan program PeduliLindungi ini.

Program PeduliLindungi ini, kata Nafi, adalah program untuk mengetahui apakah masyarakat sudah melaksanakan vaksinasi atau belum. Dan salah satu syarat untuk bisa berbelanja di mall, mereka harus sudah melakukan vaksinasi dengan cara menunjukkan kartu vaksin.

Sejauh ini, pihaknya masih terus melakukan kegiatan sosialisasi dan simulasi program PeduliLindungi tersebut. Cukup banyak masyarakat yang menanyakan hal ini melalui web dan media sosial KEM Kudus.

Khusus untuk karyawan tidak ada masalah karena pihak perusahaan sudah memfasilitasi dalam pelaksanaan vaksinasinya.

Nafi melanjutkan, bila pengunjung lupa membawa kartu vaksin, maka dipintu masuk KEM sudah ada “barcode” yang bisa diakses pengunjung melalui HP android. Barcode itu nanti menunjukkan apakah pengunjung sudah vaksin atau belum. Nantinya lanjut dia, ada tiga warna indikator masyarakat bisa masuk ke KEM atau tidak.

Bila dalam barcode nanti hp android pengunjung berwarna hijau maka dapat berbelanja di mall. Bila berwarna merah, maka jelas tidak bisa masuk. Namun bila kuning kemungkinan pengunjung baru melaksanakan vaksinasi dosis I dan tetap dipersilakan masuk.

“Kami pun menyiapkan cek suhu badan dengan maksimal 37,3 derajat pengunjung boleh masuk, namun bila suhu badan diatas itu walau sudah menunjukkan kartu vaksin tetap tidak diperkenankan masuk,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :