Kembali Tumbang, Persiku Kudus Tak Lolos dari Penyisihan Grup

oleh -2,147 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Tim skuad macan muria, Persiku di Liga 3 musim ini dipastikan berhenti setelah tumbang di laga ketiga grup A kontra PSIP Pemalang dengan skor 2-1.

Meski menyisakan satu pertandingan lagi, namun apapun hasilnya tak akan berpengaruh lagi. Persiku harus menerima kenyataan terhenti di babak penyisihan grup.

Ironisnya, Ibnu Yahya, striker PSIP yang merupakan putera asli Kudus dan dibuang Persiku saat seleksi, berhasil mencetak brace (2 gol).

Kegagalan ini menjadi raihan terburuk tim Macan Muria selama berkompetisi di Liga 3. Hingga pertandingan ketiga, anak asuhan Cucun Sulistyo baru mengemas 1 poin dari satu kali imbang kontra Persekap Pekalongan. Sebelumnya, Persiku juga takluk dari Persikaba Blora.

Bermain di stadion Muchtar Pemalang, Sabtu (6/11), Persiku sudah harus kebobolan di menit 8. Berawal dari tendangan bebas di depan kotak penalti, striker PSIP, Ibnu Yahya berhasil menjebol gawang Persiku yang dijaga Okta Wahyu.

Kebobolan satu gol, membuat Persiku berusaha membalas. Keasyikan menyerang, justru Persiku kecolongan lagi. Melalui sebuah serangan balik cepat dari sisi kiri pada menit 25, Yahya kembali menggandakan kedudukannya.

Tim Macan Muria sempat memberikan respon positif tiga menit berikutnya dengan mencetak gol melalui Akbar Rizky. Winger Persiku tersebut melakukan penetrasi dari sisi kanan dan berhasil melepaskan tendangan indah untuk memperkecil kekalahan menjadi 2-1.

Hanya saja, satu gol tersebut tidak mampu merubah keadaan. Di sisa waktu yang ada, kedua tim tidak mampu menambah raihan gol. Hingga pertandingan berakhir, skor tak berubah.

Manager Persiku Kudus Ferdaus Ardyansyah Purnomo menyebut jika skuad Macan Muria kurang beruntung. Para pemain, imbuh dia, sebenarnya telah bermain secara maksimal, namun memang hasilnya yang kurang maksimal.

“Persiku sudah menampilkan permainan terbaiknya namun kurang beruntung hingga akhirnya kalah 1-2 ya,” ucap dia melalui sambungan telepon, Sabtu (6/11/2021).

Ardy pun mengakui kini Persiku sudah jelas tak lolos ke babak selanjutnya. Persiku, kata dia, kini hanya mengantongi poin satu dari tiga laga yang dimainkan. Walau demikian, managemen bersama tim pelatih tetap akan fokus menatap satu laga sisa. Yakni kala menjamu BJL 2000 Semarang, Senin (8/11/2021) depan.

“Karena Persiku ini tim petarung ya yang mau tidak mau, suka tidak suka harus menegakkan kepala untuk menatap pertandingan selanjutnya, bermain maksimal di sana dan memenangkannya,” pungkas dia. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :