Kemenag Kudus Beri Pembinaan 82 Penyuluh Agama Islam

oleh -1,163 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Kantor Kementrian Agama Kudus menggelar kegiatan pembinaan dan materi pengembangan penyuluhan Agama Islam tahun 2017, dibuka langsung oleh Kakan Kemenag Noor Badi di Aula lantai 2 KPRI Kantor Kemenag Kabupaten Kudus, Jl Cut Nya’Dien Melati kidul pada Senin, (22/5/2017).

Noor badi dalam sambutannya, menyampaikan bahwa penyuluh Agama Islam ini merupakan ujung tombak atau perpanjangan tangan Kementerian Agama yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Untuk itu diharapkan agar dapat memberikan terobosan baru dalam menyampaikan materi penyuluhan kepada masyarakat, yang tentunya sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku.

Dikatakannya, Acara ini dimaksudkan untuk silaturrahmi penyuluh dalam rangka penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) fungsional maupun non PNS, koordinasi internal, para penyuluh, parameternya maupun ukuran nya, mulai staf dan output dari tupoksi tupoksi tersebut, evaluasi parameter laporan bulanan, juga dilihat langsung oleh pejabat di kecamatan dalam hal ini KUA Kudus.

Tupoksi penyuluh menyampaikan pesan moral yang terkait dengan syariah, yakni tentang Aqidah, Syariah dan Akhlak. “Bagaimana pesan, penyuluh agama islam, penanaman tauhid atau ketuhanan, yang tersirat dal kitab aqidatul awam. Disitulah masyarakat yakin akan gerak geriknya, mulai dari sikap prilaku psikomotorik, kognitif dan pola pikir akan berlaku,” Jelasnya

Lebih lanjut, Penyuluh mempunyai impian, taat beragama, dan yang bersentuhan langsung adalah para penyuluh. Nantinya bisa bekerjasama dengan Bhabin kamtibmas, mendeteksi dini terkait hal yang bertentangan dengan ideologi pancasila dan NKRI.

“Diakhir arahannya beliau juga berpesan kepada penyuluh Agama Kecamatan agar, selalu menjaga Ukhuwah Islamiyah menjaga persatuan dan kesatuan kepada masyarakat,” tutupnya

Sementara itu, Kasie Bimas Islam Kantor kemenag Kudus, Abdul Jalil, melalui staff nya Zaenal Fahmi, mengatakan, “Acara ini diikuti 8 perwakilan dari 9 kecamatan yang ada dikabupaten Kudus, dan ditambah 10 pejabat fungsional, dengan jumlah total peserta 82 peserta.” ujarnya

Pembinaan perdana terhadap Penyuluh Agama Islam Non PNS ini dilakukan guna memberikan bekal terhadap mereka dalam rangka melaksanakan tugas di tengah masyarakat dengan selalu berpedoman pada aturan yang terkait dengan tugas seorang penyuluh dan selalu melakukan koordinasi dengan Seksi Bimas Islam Kemenag Kudus.

Dirinya menerangkan, dalam pertemuan tersebut, setelah diadakan pemilihan, akhirnya terpilih nama Abdul Wahid dari kecamatan Bae sebagai Ketua Paguyuban Penyuluh Non PNS Kudus.

Dalam sambutan pertamanya dihadapan peserta, Abdul Wahid mengaku, “Ini adalah amanat yang harus saya jalankan meskipun berat dan penuh tanggung jawab, mari bersama-sama menjalankan program kerja paguyuban penyuluh mendatang.” Pungkasnya
(AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.