Kemenag Kudus : Masjid Gelar Sholat Idul Adha Dengan Protokol Kesehatan

oleh

Kudus, isknews.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus meski masih dalam suasana pandemi Covid-19 tak melarang masjid-masijid di Kudus menggelar shalat Idul Adha. Meski begitu, pihaknya mengimbau agar penyelenggaraan shalat Idul Adha juga dibarengi dengan penerapan standard protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus, Achmad Mundakir , menurutnyaitu sesuai dengan surat edaran Menteri Agama RI Nomor 18 tahun 2020 tentang penyelenggaraan shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban tahun 1441 H / 2020 M menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19.

“Kita imbau sesuai dengan surat edaran terkait shalat Idul Adha, sudah diperbolehkan. Tapi harus seizin dari pemerintah daerah, dan ada beberapa syarat yang harus ditekankan dalam pelaksanaan shalat idul adha ditengah pandemi seperti ini” kata Achmad Mundakir, Rabu (29/07/2020).

Lebih lanjut, pihaknya mengingatkan jika pelaksanaan Salat Idul Adha tersebut agar tidak terlalu lama. Ia juga mengimbau untuk setiap masjid agar menyediakan tempat cuci tangan, dan mewajibkan jama’ah nya untuk memakai masker.

Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus, Achmad Mundakir (Foto: YM)

Selain itu, panitia juga harus melakukan penyemprotan disinfektan di tempat pelaksanaan, menyediakan thermogan, dan penerapan penataan jarak minimal satu meter.

“Pelaksanaan shalatnya ini agar tidak terlalu lama, tapi juga tidak mengurangi rukun kesempurnaan Shalat Idul Adha ini,” imbuhnya.

Senada dengan Achmad Mundakir, Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kudus, Sholehudin mengungkapkan hal yang sama. Meski masih dilanda pandemi Covid-19, pelaksanaan Shalat Idul Adha tetap diperbolehkan, baik itu di Masjid, lapangan, maupun di dalam ruangan asalkan tetap mematuhi standard protokol kesehatan.

“Petugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan harus ada. Jika ditemukan jemaah yang bersuhu diatas 37,5 derajat celcius dan setelah pengecekan suhu dua kali dengan senggang waktu lima menit hasilnya sama maka jemaah tidak diperkenankan memasuki area pelaksanaan shalat idul adha,” tutupnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :