Kemenpar Ajak Pegiat Media Sosial di Kudus Promosikan Wisata Kota Kretek

oleh
ISKNEWS.COM

Kudus, ISKNEWS.COM – Kementerian Pariwisata (Kemenpar)melalui Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Bidang Pengembangan Pemasaran II Nusantara melakukan bimbingan teknis (Bimtek) tentang pemahaman peran media digital dalam pemasaran pariwisata di Hotel Gtiptha Kudus, Sabtu (15/9/2018).

Acara tersebut diikuti 40 orang lebih dari perwakilan stakeholder dan penggiat komunitas berbagai media sosial, diantaranya Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Kudus, Paguyuban Pelaku Wisata (PPW), Duta Wisata, Desa Wisata, Saka Pariwisata Kudus, Admin media sosial dan lainnya.

Plt Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Rahma Hariyanti melalui Kabid Pariwisata, Sri Wahyuningsih mengajak masyarakat terutama pegiat media sosial di Kudus untuk mendukung pariwisata di Kota Kretek.

Ia lebih menekankan kepada masyarakat untuk mengeksplore berbagai potensi yang ada, kearifan lokal, kuliner, budaya dan potensi lainnya. “Di era modern ini, dengan cara yang sederhana kita bisa mempromosikan sesuatu lebih cepat dan dikenal orang. Contohnya dengan mengunggah foto potensinya melalui media sosial,” terangnya.

TRENDING :  14 Penghafal Quran Pesantren Tahfidz

Sementara itu, Narasumber Setyo Gunawan, Tenaga ahli Bidang Periklanan Branding dan Komunikasi Digital mengatakan media digital dapat menumbuhkan daya tarik pariwisata akibat adanya akses informasi yang mudah diperoleh lewat media sosial. “Perkembangan teknologi yang sangat pesat mempengaruhi gaya hidup dan pola pikir manusia dalam kehidupannya sehari-hari,” ujarnya.

Kemajuan teknologi masa kin, lanjutnya, telah mengubah secara keseluruhan industri pariwisata melalui media digital. Dalam beberapa tahun terakhir, media digital telah berkontribusi dalam mempromosikan tujuan atau objek wisata. Media mempunyai peranan krusial dalam pertumbuhan dan kemajuan pariwisata, salah satunya dengan menyampaikan informasi secara mendalam tentang objek-objek wisata yang dibutuhkan oleh turis domestik maupun mancanegara.

TRENDING :  Komunitas Peduli TB-HIV 'Aisyiyah Kudus Gandeng Ormas Tangani TB-HIV

Di era kemajuan teknologi, ada perubahan perilaku para turis, dimana mereka menginginkan lebih banyak informasi mengenai objek wisata.

Turis atau konsumen lebih aktif mencari informasi di media sosial sebelum mereka berlibur ke suatu tempat. Setelah mereka berlibur, para turis seringkali membagikan pengalamannya mengenai hotel, restoran, maskapai penerbangan, dan objek wisata.

Peran Media Digital Untuk Kemajuan Pariwisata

Dikatakan Setyo Gunawan, Perkembangan media digital yang melanda seluruh lapisan masyarakat, mampu menumbuhkan objek wisata yang terpendam menjadi semakin dikenal dunia. Akses informasi yang bagus dapat memudahkan wisatawan menjangkau objek wisata yang ada.

TRENDING :  Jelang Hari Bhayangkara Esok, Hari Ini Jajaran Polres Kudus Ziarah Makam Pahlawan

Apalagi saat ini bandara-bandara baru berstandar internasional sudah beroperasi untuk menunjang aksesibilitas turis mancanegara yang ingin ke Indonesia.

Nusantara memiliki potensi tujuan wisata yang sangat luar biasa, mulai dari alam, pantai, laut, gunung, dan lain-lain. Karena itu, generasi muda Indonesia harus mengunggah sesuatu yang bagus dan unik tentang objek wisata Indonesia di media sosial mereka.

Saat ini, lanjut dia, sektor yang tepat untuk dikembangkan adalah sektor pariwisata, selain pembangunan ekonomi, sosial dan budaya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :