Kendala Stok Vaksin, Imunisasi HPV Siswi SD di Kudus Belum Capai Target

oleh -483 kali dibaca
Ilustrasi.

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Kesehatan telah memberikan imunisasi Human Papiloma Virus (HPV). Program baru dari Kementerian Kesehatan itu menyasar siswi kelas V SD atau usia 11 tahun.

Selama pelaksanaan imunisasi tersebut, pihaknya belum bisa mencapai target, menyusul terbatasnya stok vaksin.

Awalnya, pelaksanaan dijadwalkan hanya satu bulan, namun karena adanya keterlambatan distribusi vaksinnya dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, sehingga penuntasannya sampai bulan November 2022.

“Jika stok imunisasi tersedia, tentunya sasaran sebanyak 6.669 pelajar yang tersebar di berbagai sekolah di Kabupaten Kudus bisa terealisasi, Sementara realisasinya, baru mencapai 5.300 pelajar dari target. Untuk melanjutkan program imunisasi tersebut, kami masih menunggu alokasi vaksin dari Provinsi,” kata Sub koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Aniq Fuad , Rabu (18/1/2023).

Sejauh ini efek samping imunisasi HPV tidak ada. Harapannya animo masyarakat khususnya orang tua agar bisa memberikan pemahaman, menginformasikan, serta mendampingi anak-anaknya. Karena vaksin itu akan bermanfaat bagi tubuh.

“Sesudah imunisasi, tubuhnya sudah membentuk antibodi, kelak jika ada virus tersebut masuk jadi bisa melawan lebih cepat lagi,” tandasnya.

Diketahui, Human papillomavirus atau HPV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi di permukaan kulit, serta berpotensi menyebabkan kanker serviks. Infeksi virus ini ditandai dengan tumbuhnya kutil pada kulit di berbagai area tubuh, seperti lengan, tungkai, mulut, serta area kelamin.

Infeksi virus HPV bisa menular melalui kontak langsung dengan kulit atau hubungan seks dengan penderita. Sebagian besar infeksi HPV tidak berbahaya dan tidak menimbulkan gejala. Namun, diperkirakan sekitar 70% dari kasus kanker serviks di dunia disebabkan infeksi virus ini.

Infeksi HPV dapat dicegah dengan menjalani vaksinasi HPV tersebut. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :