Kerap Dipandang Sebelah Mata, Penyandang Disabilitas Kudus Buktikan Mampu Berkarya

oleh -1,018 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Penyandang disabilitas acap kali dipandang sebelah mata karena keterbasan yang disandangnya. Tak jarang pula mereka mendapat perlakuan yang tidak adil dari sebagian pihak yang menganggap penyandang disabilitas tidak mampu berkarya.

Para anggota FKDK saat mengikuti pasar murah di Kecamatan Mejobo, Selasa (21/6)
Para anggota FKDK saat mengikuti pasar murah di Kecamatan Mejobo, Selasa (21/6)

Namun hal itu tidak berlaku bagi penyandang disabilitas Kudus yang tergabung dalam Forum Komunikasi Disabilitas Kudus(FKDK). Mereka membuktikan diri mampu berkarya, mandiri, dan menjadi pengusaha dengan keterbatasan yang dimiliki.

Ketua FKDK Rismawan Yulianto menceritakan, awalnya forum tersebut terbentuk dari keprihatinan para anggota atas nasib teman-temannya, yang kerap diremehkan sebagian pihak hanya karena penampilan yang kurang sempurna.

Selain itu, kataya, tujuan dibentuknya FKDK adalah sebagai wadah untuk berkarya bagi penyandang disabilitas yang ada di Kudus. Sehingga nantinya para anggota mampu mandiri tanpa bergantung kepada orang lain.

”Meskipun kami secara fisik kurang sempurna, tapi soal karya kami tidak akan mau kalah dengan mereka yang terlahir dengan anugerah kesempurnaan dari Sang Pencipta,” kata pria yang biasa dipanggil Wawan saat ditemui di acara pasar murah Kecamatan Mejobo, Selasa (21/6).

Wawan menuturkan, FKDK yang resmi terbentuk sejak November 2014 awalnya adalah komunitas roda tiga penyandang disabilitas. Namun seiring berjalannya waktu akhirnya diputuskan untuk membentuk forum tersebut dengan maksud memperluas silaturahmi sesama penyandang cacat di seluruh Kabupaten Kudus.

Hingga saat ini tercatat sedikitnya 120 orang menjadi anggota FKDK, dengan anggota yang aktif mencapai 60 orang. ”Anggota yang aktif di setiap kegitan yang kami adakan hanya sebagian saja, karena terkendala akses maupun transportasi,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, setiap bulan selalu diadakan pertemuan di sekretariat FKDK yang berlokasi di Jalan Honggoyudo No 1 Desa Kirig RT 03 RW 02 Kecamatan Mejobo. Kegitan itu dimaksudkan untuk konsolidasi, bimbingan konseling, tukar info, pelatihan, dan lain sebagainya.

”Besar harapan pemerintah lebih peduli terhadap penyandang disabilitas. Jangan anggap kami tidak mampu, yang kami butuhkan adalah dukungan dari semua pihak sebagai jembatan pembuktian kemampuan yang kami miliki,” pungkasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :