Kerjasama TNI Polri, Rutan Kudus Vaksinasi Warga Binaan

oleh -438 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Menindaklanjuti inisiasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Jateng dalam rangka mendukung program pemerintah melakukan percepatan dalam kegiatan vaksinasi Covid-19, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kudus menggelar Vaksinasi Bagi Seluruh Warga Binaan, di Aula Rutan, Selasa (27/7/2021).

Kepala Rutan Kelas IIB Kudus Suprihadi bersama Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma dan Dandim 0722/Kudus Letkol Kav Indarto, mengawasi jalannya kegiatan vaksinasi.

Suprihadimenyebutkan, Jumlah WBP Rutan Kudus per tanggal 27 Juli 2021 adalah 145 orang dengan rincian 129 orang di Rutan Kudus dan 16 orang di Polres Kudus. Ada 119 orang WBP bisa divaksin dan 10 WBP lainnya belum bisa divaksin karena 3 WBP punya penyakit Jantung dan 7 WBP dikarenakan Anemia dan tensi tinggi.

“Jadi total yang divaksin di rutan sebanyak 124 orang dengan rincian 119 orang WBP, 2 orang pegawai Rutan Kudus dan 3 orang perwakilan Dharmawanita Rutan Kudu,” terangnya.

Adapun alur pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 bagi WBP Rutan Kelas IIB Kudus, lanjut Suprihadi, diantaranya Pendaftaran dan Verifikasi calon penerima vaksin, Pelaksanaan Skrining kepada calon penerima vaksin dengan dicek Tensi dan Suhu,

Masuk ruangan untuk menerima Vaksin, Observasi selama 30 menit setelah dilakukan pemberian vaksin sambil menunggu sertifikat. Setelah proses pemberian Vaksin alhamdulillah tidak terjadi KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang serius.

Suprihadi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya atas dukungan TNI Polri serta Dinas Kesehatan sehingga pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk warga binaan dapat terlaksana guna dapat mengendalikan penularan Covid-19 di dalam Rutan.

Vaksinasi ini merupakan Program yang dilakukan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah atas instruksi Presiden Joko Widodo untuk mempercepat program vaksinasi Covid-19 di seluruh Indonesia guna mempercepat terbentuknya herd immunity atau kekebalan komunal yang diperlukan untuk mengakhiri pandemi. Semakin cepat program vaksinasi rampung, semakin cepat pula kekebalan komunal terbentuk.

Lebih lanjut, Suprihadi menambahkan bahwa vaksinasi bertujuan untuk memperkuat kekebalan tubuh, bukan berarti terhindar dari virus corona. Maka dari itu, dia berpesan kepada para seluruh pegawai dan warga binaan yang berada di lingkungan Rutan Kelas IIB Kudus tetap berkomitmen dalam menerapkan protokol Kesehatan.

“Semoga hasil dari vaksinasi ini dapat menekan jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia dan pandemi Covid-19 segera berakhir,” tutupnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :