Kesbangpol Kudus Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental ke Generasi Muda

oleh -90 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kudus bekerjasama dengan Kesbangpol Provinsi Jawa tengah mensosialisasikan pelaksanaan gerakan nasional revolusi mental dengan tema Pendidikan dan Pengembangan Karakter Bangsa Revolusi Mental.

Acara yang digelar di Hotel Hom Kudus, Rabu (10/2/2021) itu tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Kepala Kesbangpol Kudus, Harso Widodo mengatakan kegiatan itu merupakan implementasi dari instruksi Presiden RI Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental.

“Terima kasih kepada saudara-saudara selaku masyarakat atas niat tulus saudara dalam membangun Kudus, peran aktif saudara selama ini baik secara langsung ataupun tidak langsung telah banyak membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan program-program pembangunan,” katanya.

Dia menjelaskan tujuan program itu untuk memperbaiki dan membangun karakter bangsa Indonesia, khususnya masyarakat di Kudus dengan hasil yang ingin dicapai dari revolusi mental adalah upaya membangun bangsa yang bermartabat, modern, maju, makmur berdasarkan pancasila. 

“Melalui pembinaan ini kita berharap dapat bahu membahu dalam membangun daerah kita agar ketertiban, keamanan dan kenyamanan dapat kita wujudkan di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Sehingga pelaksanaan pembangunan untuk kesejahteraan bersama seluruh lapisan masyarakat dapat kita laksanakan sebaik mungkin tanpa menimbulkan benturan atau gejolak di tengah masyarakat, katanya lagi.

Harso dalam laporannya mengatakan sosialisasi ini dihadiri 30 peserta yang terdiri dari perwakilan unsur organisasi kepemudaan keagamaan dan masyarakat di Kudus. 

“Yakni dari IPNU/IPPNU Kabupaten Kudus, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Pemuda Ansor, Kokam, Pemuda Muhamadiyah, Pemuda Kristen, Pemuda Khatolik, HMI, KOHATI, PMII, Karang Taruna, BKPRMI,  LDS dan terakhir KNPI.

“Peserta pembinaan diharapkan memahami dan dapat mempraktekkan langsung gerakan revolusi mental dalam bermasyarakat,” pungkas Harso. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :