Kudus, isknews.com – Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, Mubarokfood Kudus menggelar pengajian bersama KH. Anwar Zahid, Rabu (25/6/2025) sore. Dalam kegiatan yang diikuti oleh karyawan dan keluarga besar perusahaan tersebut, para peserta diajak untuk bermuhasabah, mengevaluasi diri atas perjalanan hidup dan ibadah selama satu tahun ke belakang.

KH. Anwar Zahid, penceramah kondang asal Bojonegoro yang hadir secara khusus dalam acara ini, menyampaikan pesan pentingnya menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat. “Nikmat dan bahagia jangan hanya dikejar di dunia saja. Kalau hanya dunia yang dikejar, itu rugi. Karena dunia bayaran, akhirat pahala,” ujarnya di hadapan ratusan peserta.
Lebih lanjut, ia mengajak hadirin untuk memanfaatkan malam pergantian tahun hijriyah dengan memperbanyak doa, khususnya doa sapu jagad: “Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzaban naar.” Dalam berdoa, KH. Anwar menekankan pentingnya memohon kebaikan, bukan sekadar mengatur keinginan pribadi. “Jangan sampai Allah kita atur. Doalah yang benar, minta yang baik menurut Allah, bukan hanya menurut kita,” tegasnya.
“Di momentum 1 Muharram ini, semoga kita semua diberi kekuatan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, dan menjadikan pekerjaan kita sebagai ladang amal. Karyawan juga harus menjaga niat dalam bekerja, agar bernilai ibadah,” tambahnya.
KH. Anwar Zahid juga menyampaikan ceramahnya dengan gaya khas yang ringan dan penuh humor, sehingga suasana tetap cair meski pesan yang disampaikan sarat makna. Beberapa kali ia menyelingi nasihat keagamaan dengan candaan yang membuat hadirin tertawa namun tetap merenung. “Hidup ini singkat, lho. Jangan sampai sibuk cari rezeki tapi lupa siapa yang ngasih rezeki,” ujarnya disambut gelak tawa para karyawan.
Salah satu karyawan, Ghufron, mengaku sangat senang bisa mengikuti acara tersebut. “Kami, para karyawan, merasa dapat pencerahan. Pesan-pesan dari Abah Anza sangat membekas. Selain menambah semangat kerja, juga mengingatkan kami untuk selalu dekat dengan Allah dalam setiap aktivitas,” tuturnya.
Direktur Mubarokfood, Muhammad Hilmi, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan hasil penantian panjang. “Sudah enam bulan kami mengupayakan waktu dari KH. Anwar Zahid. Alhamdulillah, justru Allah beri momen terbaik: di akhir tahun hijriyah. Ini waktu yang pas untuk muhasabah dan memperkuat nilai spiritual dalam bekerja,” ungkapnya.
Dihadapan karyawannya, Hilmi juga menitipkan pesan agar terus memperkuat spiritualitas melalui konsep 5M dalam Islam, yaitu Mu’ahadah: Mengingat kembali janji tauhid kepada Allah, Mujahadah: Bersungguh-sungguh dalam menjalankan perintah Allah, Muraqabah: Merasa diawasi Allah dalam setiap langkah, Muhasabah: Menghitung dan mengevaluasi amal perbuatan dan Mu’aqobah: Menindaklanjuti hasil evaluasi dengan perbaikan diri.
Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat menjadi pijakan seluruh karyawan Mubarokfood dalam menjalani kehidupan pribadi maupun profesional yang lebih bermakna dan penuh keberkahan. Hilmi menutup dengan harapan agar nilai-nilai spiritual ini tidak hanya memperkuat pribadi masing-masing, tetapi juga membawa keberkahan (mubarok) bagi perusahaan dan seluruh keluarga besar di dalamnya. (AS/YM)








