KH. Ulil Albab Arwani Resmikan TPQ Luthfiy Al-Hamid Mlati Kidul Kudus

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) Luthfiy Al-Hamid Mlati Kidul RT 7 RW 1, Kecamatan Kota, Kudus telah diresmikan KH. Ulil Albab Arwani (pengasuh Ponpes Tahfidz Arwaniyyah Kudus).

Pelaksanaan pemotongan pita tanda telah diresmikan TPQ Luthfiy Al-Hamid dibarengkan dengan pengajian umum dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (23/11/2019) malam, bertepatan 27 Rabiul Awwal 1441 H.

Selain KH. Ulil Albab Arwani Alhafidz, dua pembicara juga didatangkan, yakni KH. Idham Kholid SH. MH dari Demak dan Ibu Nyai Hj. Vivi Khafidzoh SQ, AH (Pengasuh Ponpes Tahfidz Putri “Wafiyyul Qur’an” 02 Kudus). Dalam acara tersebut, juga dimeriahkan group rebana Khoirul Ummahat.

TRENDING :  Persiku Tak Mau Kecolongan

KH. Ulil Albab Arwani usai meresmikan TPQ Luthfiy Al-Hamid sangat berharap gedung ini dapat menjadi tempat belajar bagi anak-anak di lingkungan Mlati Kidul dan sekitarnya, sehingga menjadi tempat yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat, “Hari ini kita sudah resmikan TPQ ini, dan harapan kita agar bisa menjadi tempat belajar yang produktif,” ungkapnya.

Selain itu, beliau juga berpesan agar gedung ini nantinya agar terus dijaga, dan dirawat sehingga akan tetap utuh, agar bisa digunakan dengan jangka waktu yang lama.

“Kemudian gedung ini harus dijaga dan dirawat, gunanya agar bisa dimanfaatkan dalam waktu yang lama. Semoga berkah dan bermanfaat,” pesannya.

TRENDING :  Lomba Fotografi dan Pameran, Pemkab Kudus Kenalkan Potensi Wisata

Sementara itu, Panitia pembangunan yang juga Kepala TPQ Luthfiy Al-Hamid, Budiono Muhsin mengatakan bahwa gedung baru seluas 502 meter persegi itu terdiri dari ruang kelas, ruang kantor guru dan aula.

Adapun pembangunannya dimulai sejak Senin Kliwon, 15 Januari 2018 hingga selesai Oktober 2019 dan menghabiskan dana sebesar Rp. 598.784.200,- yang merupakan sumbangan dari para donatur, wali santri dan alumni, juga dari masyarakat.

“Saya sangat berterima kasih kepada donatur dan mengapresiasi tinggi atas gotong royong masyarakat setempat terlebih untuk kebaikan dunia akhirat,” ucapnya.

Ia menceritakan bahwa awal TPQ dulunya berada di Mushola keluarga KH. Muhammad Machin (Ulama Kharismatik Mlati Kidul) di sekitar perempatan mbejagan Mlati Kidul (tahun 1991), kemudian tahun 1993 pindah dan menempati tanah wakaf madrasah Diniyah Alkhoirot.

TRENDING :  Usaha Warnet, Dapatkah Bertahan Sepanjang Masa?

Selama 23 tahun ikut satu atap, santri TPQ terus bertambah, dari 50an santri menjadi 75 santri dan hingga saat ini ada ratusan santri yang menimba ilmu.

Terkait sejarah dari nama dari TPQ Luthfiy Al-Hamid yakni mengalap barokah dari habib sekaligus ulama kharismatik, yakni habib Muhammad Luthfi Pekalongan dan ulama KH. Hamid Pasuruhan Jawa Timur.

“Dengan nama pemberian dari sang pendiri, KH. Muhammad Machin, berharap santri yang belajar bisa mendapatkan barokahnya dari habib dan ulama’ kharismatik tersebut,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :