Kirab Budaya Barongan Visualisasikan Budaya Lokal Kekinian

oleh -1,141 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Peringatan buka luwur identik dengan pembacaan do’a bersama dan pengajian umum, di Desa Barongan, Kecamatan Kota kini menggelar prosesi “Kirab Budaya” yang masuk dalam rangkaian acara buka luwur Mbah Barong. Kirab Budaya yang diikuti mulai elemen RT, RW, Sekolahan yang berada di Desa Barongan ini digelar didepan SMP 5 Kudus (Jalan Sunan Muria), Sabtu sore (22/10).

Kirab Budaya yang digelar kedua kalinya ini bertemakan “Teruskan Budaya Membangun, Menjadikan Kearifan Lokal Menjadi Lokal Kekinian. Meskipun Kirab ini sama seperti kirab-kirab yang lain tetapi berbeda dengan Desa Barongan yang menyuguhkan ikon Barongan dan kesenian-kesenian khas yang terlahir di Desa Barongan.

Bambang J selaku Kepala Desa Barongan menuturkan, Tradisi yang sangat kita uri-uri antara kebudayaan lokal dengan kebudayaan modern sehingga akan tercipta sebuah tradisi namun penuh kekinian sehingga dapat menjadi daya tarik kawula muda maupun tua.

“Dari Barongan utara sampai Dalangan kita terdiri dari lima dukuh dapat berkumpul bersama menampilkan potensi masing-masing RW mereka untuk berlomba-lomba menjadi yang terbaik di Desa Barongan dengan satu tujuan menjadikan Desa Barongan yang siaga dan bersaing untuk Kudus yang semakin sejahtera,” tuturnya kepada isknews.com.

Kirab Budaya tahun kedua ini melibatkan 2500 peserta, masing-masing peserta tergabung dari beberapa kontingen yang tergabung di 5 RW maupun instansi, sekolahan yang ada di Barongan.

Meskipun luas wilayah Desa Barongan termasuk kecil peserta kirab dan penonton sangat antusias sekali dalam even tersebut, hal ini dilihat dari membludaknya penonton sampai panggung kehormatan.

Camat Kota, Kholid Seif yang hadir dalam Kirab tersebut menambahkan, ini merupakan sebuah inovasi dari seorang Kepala Desa Barongan untuk melestarikan tradisi dan budaya yang ada di Desa Barongan dan tradisi lain memberikan hiburan kepada warga masyarakat.

“Ini merupakan salah satu upaya peningkatan pariwisata pada saatnya nanti, sehingga peringatan seperti ini kedepannya menjadi uri-uri tradisi khususnya yang ada di Barongan ini,”imbuhnya. (GP)

KOMENTAR SEDULUR ISK :