Kirab Tebokan Wujud Kemajuan ekonomi dan Kesejahteraan Warga Kaliputu

oleh
ISKNEWS.COM

Kudus, ISKNEWS.COM – Banyak cara dilakukan warga dalam memperingati Tahun Baru Islam atau Tahun Baru Hijriyah. Mulai dari menggelar pengajian hingga menggelar pawai atau kirab budaya.

Sama halnya dengan yang dilakukan warga Kaliputu, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Ribuan warga berkumpul mengikuti Kirab Tebokan, yang merupakan wujud rasa syukur warga atas kemajuan ekonomi dan kesejahteraan warga Kaliputu.

Kepala Desa Kaliputu Kecamatan Kota Kabupaten Kudus Suyadi mengatakan, kirab ini merupakan acara puncaknya, sedangkan sebelumnya telah diadakan bazar kreatif selama 3 hari (9-11-/9/2018).

“Dalam bazar panitia mempersembahkan produk UMKM dan penampilan pentas seni dari warga, yakni barongsai, pentas seni dan hiburan lainnya. Selain itu diadakan juga lomba kreatif jenang dan gunungan peserta kirab,” jelas Suyadi saat ditemui isknews.com usai acara kirab.

TRENDING :  MUI Kudus Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Surabaya

Meski kirab tebokan tahun ini rutemya diubah, namun tidak menyurutkan para peserta, “Jumlah peserta tahun ini dibanding tahun kemarin sama,” terangnya.

Dikatakan Suyadi, kegiatan Kirab Tebokan di Kaliputu harus tetap dilestarikan. Karena ini menjadi ciri khas dari Desa Wisata Kaliputu yang sudah terkenal dengan jenangnya di Kudus.

Menurutnya, Kirab Tebokan bukanlah kegiatan yang hanya dilakukan untuk seremonial tahunan saja. Namun ada hal lain yang lebih penting, yakni mengingat sejarah jenang Kudus agar tetap lestari.

TRENDING :  BEDAH RUMAH BERSAMA KORAMIL DAWE

“Kegiatan ini sudah berjalan dengan baik, untuk itu jangan pernah absen dan setiap tahunnya agar terus dilaksanakan,” pesannya

Diketahui, Kirab Tebokan sudah ada sejak tahun 2009 silam, waktu itu belum seramai sekarang. “Kirab dibuat meriah sejak tahun 2013, dengan menggandeng sejumlah organisasi masyarakat, tokoh agama, dan pihak terkait, seperti peran pemerintah desa, Paguyuban Desa Wisata Kudus, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus dan lainnya,” ujarnya.

Masih dalam acara kirab, lanjut Suyadi, Penari jenang juga turut ditampilkan di panggung kehormatan. Mereka yang tergabung dalam anggota karang taruna itu mampu membuat takjub dan menghibur penonton yang datang tidak hanya dari warga Kaliputu, melainkan dari berbagai Desa bahkan ada yang dari luar Kudus.

TRENDING :  Sudah berlangsung bertahun-tahun Ratusan pengusaha gula tumbu terjerat tengkulak

Seperti kata warga yang ditemui isknews.com di lokasi, “Sangat menghibur, setidaknya saya yang dari luar Kudus bisa melihat kearifan lokal yang ada di Kudus. Kebetulan saya tidak sengaja ke rumah saudara yang ada di Kudus,” jelas Aji warga Pati. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :