Kisah Sukses Peternak Kalkun di Undaan Tengah yang Terinspirasi dari Eceng Gondok

oleh -1.950 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Menjadi salah satu peternak kalkun yang terbilang sukses di Kudus, Ahmad Suyatno (49 tahun) mengaku terinspirasi dari banyaknya eceng gondok yang berada di beberapa wilayah di Kecamatan Undaan, Kudus.

Tidak sengaja mencari tahu terkait tumbuhan gulma air tersebut, dia menemukan informasi seputar kalkun yang bisa mengkonsumsi eceng gondok.

“Saya dulu itu supir, terus saya putuskan untuk pulang dari Jakarta dan rembukan sama istri untuk kelola kalkun,” ujar warga Desa Undaan Tengah, Kecamatan Undaan, Kudus, Selasa (1/02/2022).

Mulanya dia mencoba membeli sepasang kalkun dan diternak secara pribadi di rumahnya pada 2017 silam. Ternyata, ternak yang dilakoninya membuahkan hasil yang manis.

Dari sepasang kalkun tersebut bisa beranak-pinak secara pesat. Bahkan sekali bertelur, induk kalkun bisa menghasilkan 25 – 30 telur.

“Perawatannya cukup mudah, karena kalkun makanannya juga apa saja bisa,” katanya.

Setelah mempunyai beberapa koleksi, Suyatno juga sempat mengikuti pameran dengan menampilkan kalkun sebagai salah satu hewan hias. Tidak disangka, beberapa pejabat di Dinas Peternakan Kabupaten Kudus yang tertarik dengan kalkun hias dan ternak miliknya.

“Setelah pameran itu, dari pihak dinas langsung melihat ke sini (untuk melihat ternak kalkun) dan akhirnya didampingi sampai sekarang,” tuturnya.

Lebih lanjut, Suyatno juga mengungkapkan bahwa dia sempat mendapatkan musibah yang besar pada proses pengembangan ternak kalkun ini. Dia sempat merugi jutaan rupiah lantaran sekitar 50 ekor kalkun ternaknya mati secara serentak dan tiba-tiba.

Kendati demikian, dia tidak meratapi ironi waktu itu dan bangkit kembali dengan pikiran yang positif. Sampai akhirnya, kegigihan tersebut bisa terbayarkan dengan suksesnya ternak kalkun miliknya saat ini.

“Sekarang total populasi yang saya miliki ada sekitar 400-an ekor,” imbuhnya.

Hingga saat ini, Suyatno sudah banyak pelanggan yang memesan kalkun miliknya. Pemesan pun dari berbagai daerah, baik dari penduduk Pulau Jawa maupun luar. (MY/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :