Kodim 0722/Kudus Wujudkan Program Prabowo Melalui Jembatan Armco di Desa Pedawang

oleh -351 Dilihat
Realisasi pembangunan jembatan Armco di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kudus oleh Kodim 0722/Kudus. (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Kodim 0722/Kudus merealisasikan pembangunan jembatan Armco di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Sabtu (28/2/2026).

Pembangunan tersebut menjadi bagian dari Program Jembatan Presiden Prabowo untuk memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas masyarakat desa.

Komandan Kodim (Dandim) 0722/Kudus, Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan infrastruktur pedesaan.

“Melalui Program Jembatan Presiden Prabowo ini, kami ingin meningkatkan konektivitas ekonomi desa serta membantu para siswa agar lebih mudah beraktivitas dari rumah menuju sekolah dan sebaliknya,” ujar Dandim.

Dandim menambahkan bahwa keberadaan jembatan tersebut sangat penting bagi mobilitas warga, khususnya petani dan pelajar.

“Jembatan ini nantinya akan mempermudah akses masyarakat menuju area persawahan serta mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian,” jelas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan komitmen satuannya dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kodim 0722/Kudus berkomitmen membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur di tingkat pedesaan demi tercapainya keadilan sosial serta peningkatan kualitas pendidikan masyarakat,” tegas Dandim.

Pembangunan jembatan Armco tersebut berada di Sungai Gembel, Desa Pedawang, dengan bentang 12 meter di atas sungai selebar 10 meter.

Tinggi pangkal jembatan di sisi utara dan selatan masing-masing 3,5 meter. Kedalaman air normal sekitar 0,5 meter, sementara saat banjir dapat mencapai 2 meter dengan kecepatan arus normal 0,3 meter per detik.

Jembatan ini akan difungsikan sebagai penghubung RT 04 RW 03 dengan area persawahan Desa Pedawang dan diperkirakan memberi manfaat bagi sekitar 1.000 jiwa.

Hingga saat ini progres pekerjaan meliputi pembersihan lahan 60 persen, pekerjaan bowplang 15 persen, pondasi dasar dan footplat 10 persen, serta pemasangan plat Armco 20 persen.

Secara keseluruhan, rencana progres mencapai 26,98 persen, sementara realisasi 20 persen dengan deviasi minus 6,98 persen.

Pembangunan tersebut melibatkan 10 personel TNI, dua tim teknisi, tiga perangkat desa, serta delapan warga setempat dalam semangat gotong royong. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.