Komisi D DPRD Kudus Kecewa Para Kepala SKPD Tak Hadiri Rapat Evaluasi

oleh -995 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus menggelar rapat kerja dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), tentang evaluasi pelaksanaan kegiatan APBD tahun anggaran 2016 di ruang rapat Komisi D lantai 2 Gedung DPRD Kudus, Senin (27/6).

Rapat dimulai pukul 11.00 WIB dengan dihadiri anggota Komisi D DPRD Kudus, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Lutful Hakim, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Joko Dwi Putranto, dan perwakilan dari SKPD lainnya yakni RSUD, DKK, Bagian Kesra, Disdikpora, dan BPBD Kudus.

Rapat yang sedianya dihadiri para Kepala SKPD tersebut akhirnya ditunda lantaran yang datang hanya perwakilan. Hal itu membuat anggota Komisi D kecewa, karena perwakilan yang hadir tidak dapat menjelaskan pertanyaan dari para anggota dewan.

Ketua Komisi D Mukhasiron yang membuka rapat tersebut sejak awal sudah mengatakan seharusnya yang hadir para Kepala SKPD selaku pengambil kebijakan, sehingga dapat menjelaskan pertanyaan yang diajukan anggota dewan.

Salah satu perwakilan dari Disdikpora yang sekaligus sebagai Sekdin Hartono saat pemaparan sebelumnya meminta maaf, pimpinannya tidak dapat menghadiri undangan rapat bersama dewan. Dikarenakan sedang menghadiri acara bersama Bupati di pendopo. Senada dengan Hartono perwakilan dari Bagian Kesra juga mengatakan, pimpinannya sedang ada acara bersama Bupati, sehingga tidak dapat hadir.

Menanggapi hal itu salah seorang anggota Komisi D Sutejo usul kepada pimpinan agar rapat disudahi saja. Menurutnya percuma apabila dilanjutkan karena yang datang bukan pengambil kebijakan. “Percuma diteruskan nanti hasilnya pasti tidak bisa menjelaskan, sekalipun bisa menjelaskan juga tidak mungkin berani karena bukan kapasitasnya,” ujarnya menggebu-gebu dipenuhi rasa kecewa.

Dirinya merasa anggota dewan sama sekali tidak dihargai. Seharusnya, lanjut Sutejo, apabila memang terbentur acara dengan Bupati setidaknya para Kepala SKPD memberitahu rerlebih dahulu. “Jangan seperti hari ini seolah tidak menghargai undangan dari dewan,” keluhnya.

Sutejo mengusulkan, untuk menghindari hal-hal semacam itu alangkah baiknya apabila Bupati Kudus berkenan memberitahukan jadwal kegiatan bersama SKPD, sehingga apabila dari DPRD Kudus mengadakan acara tidak berbenturan lagi dengan kegiatan Bupati dan Kepala SKPD dapat menghadiri undangan rapat.

Rapat akhirnya ditutup Ketua Komisi D Mukhasiron dengan mengagendakan pertemuan bersama Kepala SKPD di lain waktu. Ia berharap pada undangan rapat selanjutnya tidak lagi diwakilkan sehingga pembahasan evaluasi pelaksanaan kegiatan APBD tahun anggaran 2016 bisa terlaksana dengan baik. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :