Kompetisi Sepak Bola Antar SSB Se-Jateng DIY, Ajang Cari Bibit Potensial

oleh
Foto : Dinas Kominfo Kudus

Kudus, ISKNEWS.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten Kudus melalui Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Kudus menyelenggarakan Festival Sepak Bola Usia Dini SSB SE-JATENG-DIY Usia 10-11 Tahun yang bertempat di Lapangan Sepak bola Djambu Bol Kudus, pada Sabtu (12/10/2019) pagi.

Ketua panitia acara, Taufan Hapsoro mengatakan ada 32 tim meramaikan kompetisi ini. Mereka terbagi dalam dua kategori usia, yakni usia 10 tahun diikuti 16 tim dan usia 11 tahun juga diikuti 16 tim.

Dijelaskan oleh Taufan, kegiatan ini juga dalam rangka memperingati HUT Kota Kudus ke 470 selain juga karena ini merupakan kegiatan rutin tahunan.

TRENDING :  Penggunaan Paving Blok untuk Trotoar Dinilai Lebih Ramah Lingkungan

Senada dengan Ketua KONI Kudus Antoni Alfin, menurutnya sebuah kompetisi usia dini sangat berpengaruh bagi perkembangan suatu cabang olahraga.

Sementara itu, Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengapresiasi Festival Sepakbola Usia Dini di Kudus, dirinya mengatakan usia dini merupakan embrio generasi yang akan datang.

TRENDING :  Sudah Halalkah Diri Kita?

“Ini merupakan wadah bagi anak usia dini untuk mengembangkan bakatnya di dunia sepakbola, usia dini adalah masanya pembetukan karakter untuk menjadi permainan profesional,” Tuturnya

Kompetisi sepak bola usia dini sangat diperlukan guna meningkatkan kemampuan serta kreativitas pemain sepakbola anak, selain itu kompetisi juga bermanfaat untuk menjaring pemain-pemain muda terbaik yang dapat di proyeksikan untuk generasi penerus pengembangan tim sepakbola.

TRENDING :  Hendak Melamar, Kanit Reskrim Gadungan Ditangkap Polisi

Untuk itu, dirinya berpesan kepada KONI dan dinas pendidikan untuk mengawal segala potensi yang ada untuk dikembangkan menjadi generasi penerus masa depan Kudus.

“Kawal terus potensi potensi yang ada dan bisa dikembangkan, sehingga nantinya Kudus banyak menelurkan pemain pemain yang berkualitas,” tutupnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :