Kota Kretek Inflasi 0,57 Persen, Tertinggi di Jateng

oleh -241 Dilihat
oleh
Foto: Kepala BPS Kudus, Sapto Harjuli Wahyu menggelar jumpa pers inflasi Kudus Februari 2019 dikantornya. (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Perkembangan harga sejumlah komoditas di Kudus pada Februari 2018 menyebabkan inflasi 0,57 persen dengan indrks harga konsumen (IHK) 138,81. Menurut catatan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus, inflasi yang terjadu Februari 2018 lebih rendah jika dibandingkan bulan sebelumnya.

Pada Januari 2018 di Kudus terjadi inflasi sebesar 1,00 persen dengan IHK 138,03. “Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan olrh naiknya indeks semua kelompok pengeluaran Februari 2018,” kata Kepala BPS Kudus Sapto Harjuli Wahyu saat menggelar jumpa pers di kantornya, Jumat (02-03-2018).

Foto: Kepala BPS Kudus, Sapto Harjuli Wahyu menggelar jumpa pers inflasi Kudus Februari 2019 dikantornya. (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

Dijelaskan, kelompok bahan makanan mengalami kenaikan indeks 1,15 persen, kelompok makan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,64 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,37 persen, kelompok sandang 0,38 persen, kelompok kesehatan 0,26 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,03 persen, serta kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 0,26 persen.

“Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap terjadinya inflasi adalah cabai rawit, bawang putih, rokok kretek filter, bawang merah, dan cabai merah,” bebernya.

Inflasi tak hanya terjadi di Kudus melainkan di seluruh kota SBH di Jawa Tengah (Jateng). Inflasi tertinggi rerjadi di Kudus, disusul Kota Surakarta 0,49 persen, Kota Cilacap 0,38 persen dan Kota Semarang 0,37 persen. Sementara Kota Tegal dan Purwokerto mengalami inflasi terendah 0,05 persen.

Di Provinsi Jateng sendiri terjadi inflasi 0,36 persen dengan IHK 130,39, sedangkan inflasi Nasional tercatat 0,17 persen dengan IHK 132,32. Laju inflasi tahun kalender tercatat 1,57 persen, sementara lanju inflasi year on year (Februari 2017 – Februari 2018) 3,42 persen. (MK/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.