Kronologi Warga Kedungdowo Kaliwungu Kudus Tersengat Listrik

oleh

Kudus, isknews.com – Warga Desa Kedungdowo, Kaliwungu Kudus, Budi Prayitno (33) tersengat arus listrik saat melakukan aktifitasnya. Ia saat itu dipanggil memasang kaca untuk pintu dan jendela di sebuah rumah milik warga desa Rendeng RT 02 RW VI Kecamatan Kota Kudus, Sabtu (15/02/2020) pagi.

Namun menurut sejumlah sumber kejadian tersebut terjadi saat Budi sudah berada di lantai 2 rumah tersebut namun belum sempat melakukan aktifitasnya.

TRENDING :  Perhatikan Hal Ini, Agar Tetap Sehat Selama Lebaran

Saksi Bambang menceritakan, saat itu dia bersama warga lainya mendengar ada teriakan dari atas bangunan rumah baru. Sontak Ia langsung menengok ke atas bangunan yang terlihat saat itu kaki menjuntai ke bawah.

Tanpa pikir panjang, pihaknya langsung masuk ke dalam bangunan rumah tersebut. Sesampainya di lantai paling atas, dirinya pun mendapati korban sudah tergeletak lemas dan terdapat beberapa luka bakar di tubuhnya.“Korban langsung diangkat di bawa turun untuk mendapatkan pertolongan pertama,” imbuhnya.

TRENDING :  Petugas Disdukcapil Datangi Kediaman Permudah Warga Lansia Lakukan Perekaman Data

Saat itu, lanjutnya, korban masih sempat merengek kesakitan. Beberapa kali korban juga sempat menggerakkan anggota tubuhnya saat akan dimasukkan ke angkutan kota untuk dibawa ke Rumah Sakit, guna mendapat pertolongan.

Sementara  Kapolsek Kota AKP Khoirul Naim membenarkan peristiwa tersebut. Menurut keterangan saksi, korban saat itu hendak memasang kaca pada bangunan lantai tiga di rumah tersebut. “Kejadian terjadi sekitar pukul 09.00 WIB,” ucapnya.

TRENDING :  Lagi, Kudus Raih Penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Pratama

Budi Prayitno sendiri merupakan seorang tukang kaca dari sebuah outlet toko kaca yang berada di Pasar kliwon Kudus.

Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh dokter jaga dr. Anisa RSUD dr. Loekmonohadi Kudus, bahwa korban mengalami luka bakar di seluruh tubuh grade I, 50 %. Hanya, untuk penyebab kejadian, kata Naim, pihaknya masih menyelidiki peristiwa tersebut. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :