Kudus Siap Sambut Sensus Ekonomi 2026, Bupati Sam’ani Garisbawahi Pentingnya Data Valid

oleh -126 Dilihat
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memberikan sambutan pada kegiatan “Satu Data Satu Kata” sebagai bagian dari persiapan Sensus Ekonomi 2026. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Menyambut pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Kudus menegaskan kesiapan penuh dalam menyediakan data yang valid dan akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dalam kegiatan “Satu Data Satu Kata: Literasi Statistik dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026” yang digelar di Pendapa Kabupaten Kudus pada Senin (24/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Sam’ani menekankan bahwa data yang benar-benar valid menjadi kebutuhan mutlak untuk mendukung pembangunan daerah yang terarah. Ia menyebut bahwa kualitas data bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS atau pemerintah daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha.

“Kudus siap menyambut Sensus Ekonomi 2026 dengan menyediakan data yang benar, akurat, dan mencerminkan kondisi lapangan. Data valid adalah fondasi kebijakan yang tepat sasaran, dan hanya dengan sinergi semua pihak hal itu dapat diwujudkan,” ujar Bupati Sam’ani Intakoris.

Bupati juga menyoroti perkembangan ekonomi Kabupaten Kudus yang saat ini menempati posisi ketiga tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Ia menegaskan bahwa capaian tersebut harus terus dijaga dan ditingkatkan dengan memperkuat kualitas data agar pemerintah dapat membaca tantangan serta peluang ekonomi secara lebih presisi.

Lebih lanjut, Bupati Sam’ani menilai bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk menghadirkan gambaran menyeluruh mengenai struktur dan dinamika dunia usaha di Kudus. Hasil sensus nantinya diharapkan menjadi referensi utama penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, khususnya dalam memperkuat sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus, Eko Suharto, yang memberikan apresiasi atas dukungan Pemkab Kudus terhadap berbagai agenda statistik nasional. Eko menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan pada Juni–Juli 2026 dan menjadi sensus ekonomi kelima yang dilakukan BPS setiap sepuluh tahun sekali.

“Partisipasi aktif semua pihak menjadi kunci dalam menghasilkan data statistik yang berkualitas. Melalui Sensus Ekonomi 2026, kita akan memperoleh gambaran lengkap mengenai karakteristik, struktur, dan dinamika ekonomi sehingga hasilnya dapat digunakan untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran,” jelas Eko Suharto.

Selain penting bagi pemerintah, Eko menambahkan bahwa Sensus Ekonomi 2026 juga memiliki manfaat besar bagi pelaku usaha. Data hasil sensus dapat digunakan untuk menganalisis peluang pasar, merencanakan ekspansi, menetapkan strategi bisnis, hingga memetakan potensi investasi yang lebih menjanjikan.

Program “Satu Data Satu Kata” menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan literasi statistik dan memperkuat koordinasi pengelolaan data. Dengan integrasi data yang lebih baik, Pemkab Kudus optimistis mampu menciptakan tata kelola data yang modern, profesional, dan sesuai standar nasional.

Melalui sinergi antara Pemkab Kudus, BPS, pelaku usaha, dan masyarakat, Bupati Sam’ani berharap Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kudus dapat berjalan optimal dan menghasilkan data yang benar-benar valid. Semakin baik kualitas data yang terkumpul, semakin kuat pula pondasi pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :