Kudus Tuan Rumah Rakorwil I PMI Jateng, ini yang Dibahas

oleh -418 kali dibaca
Suasana Rapat Koordinasi

Kudus, isknews,com Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kudus hari ini menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) paguyuban wilayah I PMI Jateng di Aula Markas PMI Kudus, Selasa (23/2/2021).

Diharapkan dengan adanya rakor tersebut bisa memberikan kemanfaatan bersama dan dapat digunakan sebagai ajang untuk saling ngangsu kaweruh keberhasilan masing-masing Kabupaten.

“Kegiatan ini bisa untuk menimba ilmu. Kita tidak usah malu, sebab kalau ada yang sukses, bisa kita adopsi, kita sempurnakan dengan izin dulu kepada yang membuat prakarsa itu”, terang sekretaris PMI Kudus, Imam Santoso, Selasa (23/2/2021).

Adapun rapat ini, kata Imam, dihadiri oleh perwakilan PMI Kabupaten/Kota se-Korwil I yang terdiri dari unsur Ketua PMI, Kepala UDD, Kepala Markas dan Staf. 11 kabupaten hadir di acara tersebut, diantaranya Kabupaten Semarang, Kota Madya Semarang, Salatiga, Kendal, Jepara, Kudus, Demak, Pati, Rembang, Blora dan Grobogan.

Acara yang dilakukan dengan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan COVID-19 ini dibuka oleh Ketua Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah dr. H. Imam Triyanto, MPH.

Pada acara ini dipaparkan materi tentang Plasma Konvalesen. Pada kesempatan ini juga didiskusikan terkait masalah-masalah penting terkait ke-PMI-an, seperti diantaranya tata kelola markas serta pembinaan relawan.

Imam melanjutkan, Ada beberapa point penting pada Rakorwil, diantaranya terkait pelayanan PMI dalam hal pengadaan plasma konvalesen untuk terapi tambahan pasien COVID-19 di rumah sakit rujukan, menyepakati pula untuk selalu bersinergi dan saling mendukung dalam hal penanganan bencana, melaksanakan pembinaan relawan secara berkesinambungan, mengintensifkan komunikasi dan koordinasi diantara PMI Kabupaten/Kota se-Korwil I Jawa Tengah.

“PMI Kabupaten/Kota se-Korwil I Jawa Tengah siap mewujudkan PMI yang profesional, netral, mandiri dan bergerak bersama masyarakat sesuai Visi dan Misi PMI,” pungkasnya.

Sementara ketua Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah dr. H. Imam Triyanto, MPH menyebut Palang Merah Indonesia (PMI) di Jawa Tengah baru memiliki tiga alat apherisis yang digunakan untuk mengambil plasma darah konvalesen dari para penyintas covid-19. Alat apheresis berfungsi memisahkan antara sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan plasma konvalesen.

“Tiga alat tersebut hanya ada di kantor PMI Semarang, Solo dan Banyumas, jadi memang peralatan masih terbatas,” terangnya.

Ia menambahkan, memang tak semua unit donor darah (UDD) PMI di Indonesia memiliki mesin apheresis plasma konvalesen, harganya pun juga mahal, 1 miliar lebih. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :