Kuliah Akhir Calon Sarjana UMKU, Ada Pesan Bela Kaum Lemah dan Bekerja Profesional

oleh -197 Dilihat
Ratusan mahasiswa saat mengikuti kuliah akhir Baitul Arqom Purna Studi saat mengikuti arahan sejumlah dosen terbang dari PP dan PW Muhammadiyah (Foto: istimewa/UMKU)

Kudus, isknews.com – Salah satu pesan penting dalam materi perkuliah akhir yang dinamakan Baitul Arqom Purna Studi (BAPS) dan diikuti oleh ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) jelang pelaksanaan wisuda pekan depan adalah untuk tetap down to earth, spirit membela mustadh’afin adalah mereka yang tertindas atau orang-orang lemah yang harus kita jaga bersama serta bekerja secara profesional.

BAPS diikuti sebanyak 828 mahasiswa UMKU, merupakan kuliah umum yang rutin digelar oleh perguruan tinggi Muhammadiyah. materi kuliahnya berisi ‘wejangan’ sekaligus membekali mahasiswa yang hendak masuk dalam dunia professional yang menjadi langkah wajib bagi para calon sarjana jelang pelaksanaan upacara wisuda kelulusannya.

Menurut Wakil Rektor UMKU, Rizka Himawan, BAPS merupakan pembekalan akhir kepada calon wisudawan sebelum terjun ditengah-tengah masyarakat. Bermaterikan kristalisasi nilai-nilai ke Islaman. Disamping memberikan wawasan juga memberikan paradigma berpikir serta membekali mahasiswa yang sudah purna studi dengan motivasi dan penguatan ideologi Al Islam Kemuhammadiyahan.

“Ini diharapkan mampu meningkatkan sekaligus memperkuat wawasan keislaman dan memberikan penguatan sikap integritas, pembekalan motivasi dan penyamaan persepsi tentang langkah dan perjuangan dakwah Muhammadiyah dalam upaya menebarkan Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya, Sabtu (03/12/22).

“Pendekatan dalam pengelolaan yang dilaksanakan selama proses pelaksanaan BAPS diharapkan memberikan pemahaman secara komprehensif tentang tugas dan tanggungjawab para alumnus UMKU sebagai kader persyarikatan, kader umat dan kader bangsa,” ungkapnya.

Kegiatan BAPS disebutnya sebagai recharging atau semacam refresh ideologi Kemuhammadiyahan. Salah satu pesan penting dalam kegiatan ini adalah pesan spirit membela mustadh’afin dan spirit bekerja secara profesional.

“Mahasiswa ketika lulus diharapkan memiliki kepedulian dan berempati terhadap kaum lemah serta dapat menunjukkan eksistensi dengan reputasi professional dalam menjalankan tugas. Ini juga menjadi bekal agar lulusan UMKU memiliki kekhasan positif, menjadi pembeda dari yang lain” ujarnya.

Acara yang diselenggarakan oleh Badan Studi Islam dan Kemuhammadiyahan Universitas Muhammadiyah Kudus (BSIK UMKU) ini  diikuti oleh para mahasiswa dari berbagai prodi yang telah dinyatakan tuntas dalam mengikuti rangkaian perkuliahan.

BAPS UMKU dihadiri oleh tiga pembicara darI PP Muhammadiyah dan PWM Jawa Tengah yakni Dr. dr. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes, Ahmad Muttaqin, M.A., M.Ag., Ph.D, dan Dr. H Rozihan, M.Ag. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.