Kurangi Pencemaran di Lokasi Banjir, Cairan Eco Enzyme Disemprotkan

oleh -396 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus bersama pihak terkait belum lama ini melakukan penyemprotan eco enzyme di daerah Banjir di Desa Jati Wetan, Kamis (11/2/2021).

Kepala Dinas PKPLH Kudus Agung Karyanto mengatakan. Dengan penyemprotan itu diharapkan bisa mengurangi bakteri, bau, sekaligus memudarkan warna. Kemudian menurut Dr. Joean, cairan eco enzyme juga bisa mengurangi rasa gatal yang dialami wargamembuat udara sekitar bersih.

“Jadi khasiat dari eco enzym ini luar biasa. Bahkan banyak orang menyebutnya cairan sejuta manfaat. Manfaatnya bisa membersihkan udara, air, sampai merevitalisasi tanah, bahkan bisa bermanfaat untuk kesehatan dan kebersihan,” katanya saat ditemui isknews.com usai pihaknya giat Sosialisasi dan gerakan pemakaian eco encym ke warga.

Eco enzym, kata Agung, merupakan cairan yang dihasilkan dari fermentasi campuran antara sampah organik berupa sayuran atau buah-buahan dengan molase atau gula tebu bisa juga aren. Semua diproses dalam wadah plastik selama beberapa bulan.

Penggunaan Eco Enzyme saat banjir :

  1. Tuangkan Eco Enzyme ke jalan/areal yang banjir Berapapun yang kita tuang akan membawa manfaat karena ecoenzyme akan mengalir membawa manfaat ke berbagai tempat, menjernihkan dan membersihkan bakteri dan virus patogen. Karena itu saat hujan, tuangkan 1 botol EE ke selokan agar EE mengalir ke berbagai tempat.
  2. Saat banjir, tuangkan ecoenzyme di rumah kita, sehingga saat setelah banjir rumah menjadi tidak bau. 1 botol (500ml) EE, bisa digunakan untuk 1 ruang tamu. Penggunaan Eco Enzyme saat banjir : 2. Mengobati luka dan menyembuhkan Saat banjir, kaki sering terendam air. Sedangkan air banjir sangat tercemar. Sehingga dapat terjadi kulit menjadi gatal, bengkak dan luka . Jika luka berdarah , semprotkan atau pakai kassa yang dibasahi eco enzyme murni dan tempelkan pada luka. Jika gatal, pakai ecoenzyme yang sudah diencerkan.
  3. Membersihkan udara di areal tenda pengungsian Tenda pengungsian yang berisi banyak orang dapat menimbulkan bau yang tidak sedap. Dengan menyemprot Eco Enzyme ( dosis = 1ml EE : 1000ml air) dapat membantu membersihkan udara di areal tersebut dan menghilangkan bau yang tidak seda.
  4. Banjir yang terjadi di areal peternakan menyebabkan banyaknya bangkai ternak yang mendatangkan bau Penanganannya : semprot EE dengan perbandingan 1ml EE : 100-500 ml air disemprot ke bangkai ternak. Setelah dikubur, semprotkan lagi di bagian atas tanah kuburannya. Penggunaan Eco Enzyme saat banjir : Untuk membersihkan udara di areal peternakan, dilakukan penyemprotan besarbesaran dengan dosis 1:1000ml
  5. Menjernihkan dan menghilangkan bau genangan air pasca banjir Saat banjir, masih terlihat genangan air di areal tertentu yang memiliki ceruk yang dalam sehingga seperti danau dan bau busuk yang menyengat. Tumbuh juga alga-alga yang berwarna hijau. Gunakan Eco enzyme murni, tuang ke areal genangan. Sebelum Contoh genangan air yang dituang Eco Enzyme dan 3 hari kemudian tampak air berubah jadi jernih dan baunya hilang. Sesudah Sebelum Sebuah green house terendam air saat banjir. Dilakukan penuangan eco enzyme pada genangan air, tampak perubahan kejernihan air setelah ditaung Eco enzyme . Sesudah
  6. Memulihkan kembali kondisi tanah pertanian yang rusak karena banjir. Setelah banjir, tanah pertanian menjadi rusak dan bahkan bisa menjadi keras. Eco enzyme dapat memperbaiki kualitas tanah pasca banjir , membuat nutrisi (unsur hara) pada tanah menjadi bertambah, dan mengubah zat pada tanah sehingga mudah diserap oleh tanaman. Dosisnya : 1ml EE : 400-800ml air. Bisa ditambahkan sedikit gula molasse untuk menjadi makanan mikroba saat campuran EE masuk kedalam tanah

Beberapa manfaat Eco Enzyme selain untuk bencana banjir adalah

1. Pertanian dan peternakan

2. Kebersihan dan perawatan pribadi

3. Lingkungan Hidup – Mengurangi sampah organik – Mengolah pencemaran air, udara, dan tanah

4. Pembangunan masyarakat berkelanjutan

5. Bencana alam

(AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :