Lagi, Bea Cukai Kudus Amankan Truk Angkut Rokok Ilegal

oleh -710 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Sebuah truk yang mengangkut rokok illegal diamankan Bea Cukai Kudus, ketika melintas di jalan Raya Kudus Semarang (lingkar Demak) pada Senin, 23 Agustus 2021. Sebelumnya Bea Cukai Kudus memperoleh informasi tentang adanya  truk yang diduga digunakan untuk mengangkut rokok  illegal  dari  Jepara. Atas informasi tersebut, tim Bea Cukai Kudus segera melakukan pelacakan keberadaan truk di Jalan Raya Kudus – Semarang. Sekitar pukul 18.00 tim berhasil menemukan truk  sebagaimana yang diinformasikan  sedang melaju ke arah Semarang di Jalan Lingkar Demak.

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Bea Cukai Kudus Gatot Sugeng Wibowo, dalam siaran tertulisnya, Rabu (25/8/2021).

Tim menghentikan truk dan melakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan, lanjut Sugeng, didapati truk mengangkut rokok tanpa dilekati pita cukai.  Atas temuan ini Sopir berinisial SB (37 tahun), kernet inisial MS (58 tahun) dan barang bukti rokok Ilegal dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk pemeriksaan lebih lanjut. Total rokok illegal yang ditemukan berjumlah 10 koli, dengan jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM), merk L4, RQ PRO RIZQUNA, dan FAJAR BOLD tanpa dilekati pita cukai.

“Setelah dilakukan pengembangan informasi, diketahui bahwa muatan rokok illegal diperoleh dari AR (40 tahun) , yang mengangkut rokok ilegal dengan minibus. Tim mencari keberadaan AR dan minibus tersebut,  dan  berhasil ditemukan serta diamankan di jalan raya Welahan. Kemudian dari AR dilakukan pengembangan informasi lagi, diketahui bahwa pemilik barang ada 2 orang, yaitu AT (29 tahun) dan AS (38 tahun). Segera saja atas AT dan AS dilakukan pencarian. AT diamankan  di jalan raya Welahan dan AS di Desa Dersalam Kudus,” terangnya.

Dari pendalaman informasi terhadap AT dan AS diketahui bahwa rokok dikemas di Desa Bakalan, Kecamatan Kalinyamatan,  Jepara. Tim bergegas menuju Jepara dan berhasil mengamankan mandor pengemasan berinisial M didaerah Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara.

Barang bukti yang diamankan 1 unit truk, 232.000 batang rokok dengan total perkiraan nilai barang sebesar Rp 236.640.000 dan potensi kerugian negara mencapai Rp 155.514.240.

Terhadap pemilik barang AT dan AS serta M dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Pita cukai merupakan tanda pelunasan pungutan cukai. Rokok yang beredar dipasaran harus telah dilekati pita cukai. Bila tanpa dilekati pita cukai (pita cukai asli), merupakan rokok illegal. Yuk Gempur Rokok Ilegal. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :