Lagi Rem Blong Bus Peziarah Terguling Di Tergo Dawe

oleh -1,307 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Lagi Sebuah Bus terguling di Kudus, sebuah bus mini “RM Bayu Samudro” yang berpenumpang rombongan peziarah asal Purwodadi Kabupaten Grobogan alami kecelakaan tunggal di kawasan “leter S” jalan Gembing turut DesaTergo Kecamatan Dawe Kudus,  Senin (4/9/17).

Bus Mini dengan Nomor Polisi K 1103 NA yang dikemudikan oleh Sabar (45) warga Desa Penawangan Kecamatan Grobogan Purwodadi membawa rombongan ziarah sebanyak 25 orang penumpang asal dari daerah yang sama dengan tujuan Pati setelah melakukan ziarah di makam Sunan Muria Colo Dawe Kudus.

Menurut Kanit Laka Polres Kudus, Iptu Ngatmin, Kronologi kecelakaan tersebut saat itu Bus R.M. Bayu Samudro dengan membawa rombongan peziarah dari Purwodadi yang menuju ke pati sehabis ziarah dari colo dan akan menuju makam Syeh Jangkung Pati. ” Bus melaju dari arah colo dan di dugaa bis dalam kondis alami rem blong dan sesudah tanjakan leter S Desa tergo bis mengalami menerjang tebing dan terguling,” jelasnya.

” Menurut keterangan pengemudi tadi persneleng sudah berada di gigi dua namun tetap tidak mampu menanjak diduga berikut rem juga tidak berfungsi sempurna, mengetahui kendaraan yang dikemudikan mengalami gangguan pada rem (rem blong) Sopir panik dan tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya diperparah jalan menurun dan berbelok,” tambahnya.

“Pada akhirnya mini bus tersebut masuk jurang dengan kedalaman kurang lebih 4 meter dan terbalik.

Pada pukul 14.15 Wib para korban luka-luka dievakuasi oleh warga ke Puskesmas Tanjungrejo sedangkan korban patah tulang dirujuk ke rumah Sakit RSUD KUDUS.

Dalam kecelakaan tersebut tidak terdapat korban jiwa, lima orang alami luka luka 4 orang korban dibawa ke puskesmas Tanjungrejo untuk dilakukan pengobatan intens dan 1 orang dirujuk ke Rumah sakit tulang tangan

Berikut adalah nama-nama para korban, Mugi (45), Rumini (70), Darso (60), Konah (35), Rohmi (45), Murgi (35), Rumini (50), Kirman bin Triman (45 ), Sopir Sabar bin Darpin (28), para korban luka ringan di rawat di TKP oleh relawan PMI.

Para korban selamat saat ini sudah diantar oleh pihak Desa dengan menggunakan Bus. “Saya berharap kendaraan yang sudah berusia uzur untuk tidak dipaksa melintasi jalur yang beresiko tinggi karena membahayakan penumpang dan pengemudinya,” pungkas Iptu Ngatmin.

KOMENTAR SEDULUR ISK :