Launching Kurangi Sampah Plastik, HM. Hartopo : Siswa Jadi Agen Perubahan

oleh

KUDUS, ISKNEWS.COM – Permasalahan sampah plastik menjadi permasalahan pelik yang dihadapi oleh setiap negara di dunia. Indonesia sendiri menjadi penyumbang sampah plastik ke lautan terbesar kedua di dunia. Upaya pengurangan sampah plastik dilakukan Pemkab Kudus melalui instruksi bupati untuk membatasi penggunaan kantong plastik di toko dan minimarket. SMA 1 Bae ikut ambil bagian dengan memprogramkan pengurangan sampah plastik yang diluncurkan Plt. Bupati Kudus H.M. Hartopo pada Senin (29-07-2019).

Sampah plastik yang dibuang di lautan akan dikonsumsi para ikan. Jika ikan yang mengonsumsi sampah plastik masuk dalam rantai makanan maka akan membahayakan bagi kesehatan. Permasalahan tersebut direspon Pemkab Kudus dengan melakukan pembatasan menggunakan kantong plastik. Masyarakat diimbau ikut ambil bagian dalam pengurangan menggunakan bahan plastik, utamanya kantong dan sedotan sekali pakai.

TRENDING :  Dampak Aturan, Siswa Lebih Berani dengan Guru

Program pengurangan sampah plastik di SMA 1 Bae merupakan program yang pertama kali dilakukan di sekolah H.M. Hartopo berharap program tersebut menjadi contoh sekolah lain untuk melaksanakan program yang sama ( FOTO : ISTIMEWA )

“Pemkab Kudus melalui instruksi bupati telah membatasi penggunaan kantong plastik, semoga masyarakat ikut mengimplementasikan dengan menggunakan tas ramah lingkungan. Semua itu dilakukan agar kita dan generasi masa depan yang lebih sehat,” ucapnya.

TRENDING :  Bupati Pati Sambut Ratusan Mahasiswa UMK
( FOTO : ISTIMEWA )

Adanya program pengurangan sampah plastik di SMA 1 Bae diapresiasi H.M. Hartopo. Pasalnya, para siswa diajak terjun langsung dalam kepedulian lingkungan. Pembiasaan untuk tidak menggunakan plastik memang harus dilakukan sejak dini, karena mengubah kebiasaan itu sulit. “Saya senang dengan adanya program SMA 1 Bae dalam mengurangi sampah plastik. Program tersebut adalah langkah awal untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Mengubah kebiasaan itu sulit, untuk itulah mari kita mulai dari sekarang,” ucapnya.

TRENDING :  STAIN Kudus Wisuda 67 Magister dan 484 Sarjana

Program pengurangan sampah plastik di SMA 1 Bae merupakan program yang pertama kali dilakukan di sekolah H.M. Hartopo berharap program tersebut menjadi contoh sekolah lain untuk melaksanakan program yang sama. Para siswa juga diimbau untuk menjadi agen yang baik dalam mempraktikkan program pengurangan sampah plastik. “Saya harap para siswa SMA 1 Bae menjadi agen yang baik bagi teman sebaya untuk mensosialisasikan pengurangan sampah plastik. Semoga sekolah lain mencontoh gerakan seperti ini,” paparnya. ( * )

KOMENTAR SEDULUR ISK :