Aplikasi PAK SEMMOK Disdukcapil Kudus, Solusi Urus Data Kependudukan Saat Pandemi

oleh -1.833 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko menyatakan, pelayanan Disdukcapil bisa dilakukan secara online melalui aplikasi yang baru diluncurkan, yakni Pelayanan Administrasi Kependudukan Sepenuh Hati Melayani Masyarakat Secara Online di Kudus (PAK SEMMOK).

“PAK SEMMOK sebagai upaya mengembangkan inovasi pelayanan administrasi secara online di tengah situasi Pandemi Covid-19. Agar pelayanan data kependudukan masyarakat tetap berjalan maksimal. Mengingat pelayanan secara tatap muka belum dijalankan penuh,” paparnya saat sosialisasi melalui zoom, Rabu (19/5/2021).

Menurut dia, pelayanan secara online dinilai tepat di tengah pandemi Covid-19, sebab bisa menghindari kerumunan. Terlebih di tengah pandemi ini sebagai sarana memudahkan bagi masyarakat yang akan mengurus pembuatan dokumen Administrasi Kependudukan.

Dalam sistem aplikasi itu, masyarakat bisa membuat akun dulu. Kemudian baru bisa masuk. Nanti ada pilihan seperti menu seperti pembuatan akta, KTP, KK, KIA, dan lainnya. Melalui pak semmok beberapa dokumen yang bisa diurus dan dicetak sendiri yakni dokumen kependudukan selain KTP DAN KIA. Misalnya Seperti KK.

Eko mengumumkan jika sementara belum menerima pelayanan secara tatap muka di disdukcapil. Namun masyarakat yang tetap ingin mengurus secara langsung bisa di tingkat kecamatan. “Insyaallah Juli baru buka kembali. Dengan catatan covid-19 menurun. Kalau KTP dan KIA bisa urus di kecamatan. Di luar itu semua melalui layanan PAK SEMMOK,” terangnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko

OPD  dan Kepala Desa di Kudus Diminta Aktif Sosialisasi Aplikasi PAK SEMMOK ke Warga

Selain tersedia layanan pembuatan data kependudukan ada juga menu informasi layanan hingga pengaduan. Dalam menu pengaduan masyarakat bisa bertanya terkait hal-hal yang belum jelas.

Dalam pengajuan melalaui aplikasi itu masyarakat akan mendapatkan email balasan setelah mendapatkan Perseta dari dikdukcapil. Dan kemudian bisa dicetak sendiri. Sementara untuk KTP dan KIA dalam aplikasi pamsemok bisa pilih diambil sendiri atau diantar petugas.

Pengurusan itu maksimal 1×24 jam. Data yang masuk akan termonitor pihak dinas. Yang kesemuanya tersistem.  Dengan aplikasi itu masyarakat bisa dengan mudah mengajukan dokumen kependudukan.

Eko meminta para register di 132 desa dan kepala desa serta OPD terkait untuk aktif menyampaikan informasi itu ke masyarakat. Mengingat belum banyak diketahui.

“Para register juga membantu masyarakat desa dalam pengajuan dokumen kependudukan. Karena tak semua warga bisa mengajukan secara online,” harapnya.

Di sisi lain, dia mengingatkan semua proses pengurusan itu tidak dipungut biaya alias gratis. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :