LDII Kudus Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh

oleh -815 kali dibaca
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Kudus, Muhamamad As'ad (memakai topi), saat meninjau jalannya vaksinasi. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Dalam rangka Peringatan Proklamasi ke 76 RI, dan untuk menyukseskan program vaksinasi pemerintah, DPD LDII Kabupaten Kudus  mengadakan vaksinasi dosis pertama di Pondok Pesantren Pelajar & Mahasiswa (PPPM) Baitul Qudus, Desa Panjang Kecamatan Bae Kabupaten Kudus. Tepatnya pada hari Selasa, tanggal 17 Agustus 2021.

Muhamamad As’ad, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Kudus menyampaikan bahwa acara Vaksinasi Covid-19 untuk Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh.

Adapun vaksinasi terselenggara atas kerjasama DPD LDII Kabupaten Kudus dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus dan sebagai vaksinator dari klinik Srikandi.

Jumlah peserta yang sudah terdaftar sekitar 200 orang, terdiri dari santriwan dan santriwati di PPPM Baitul Qudus, Warga LDII, serta warga masyarakat di sekitar pondok pesantren.

Selain kegiatan vaksinasi, lanjut As’ad, juga akan dilaksanakan upacara peringatan detik- detik Proklamasi, semua kegiatan berhenti sejenak selama 3 menit, dengan sikap sempurna untuk menghormati perjuangan pahlawan kemerdekaan Indonesia.

Sementara H. Marjono selaku Ketua Pondok Pesantren Pelajar & Mahasiswa (PPPM) Baitul Qudus menuturkan bahwa vaksinasi ini merupakan penjabaran dari nilai agama yaitu menjaga karunia hidup, menjaga keberlangsungan kehidupan, dan merupakan langkah yang mulia supaya bisa mengagungkan asma Allah.

Di samping itu, senada dengan instruksi dari Kementerian Agama RI  agar pondok pesantren (ponpes), rumah ibadah, dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya dapat difungsikan sebagai lokasi sentra vaksinasi. Hal ini sebagai upaya percepatan membentuk kekebalan kelompok (herd immunity).

Dengan demikian kegiatan Pondok Pesantren Baitul Qudus untuk mencapai tujuan dalam membangun karakter yaitu Generus yang alim faqih, berakhlakul Karimah dan mandiri, mencetak juru dakwah yang profesional dan religius.

Selain itu, juga memiliki tugas pengabdian dan kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar agar tema HUT Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yaitu Indonesia tangguh Indonesia tumbuh menjadi keniscayaan. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :