Lesbumi Kudus Berikan Wawasan Anak melalui Dongeng

oleh -1,091 kali dibaca
Foto: Dokumentasi Lesbumi Kudus

Kudus, isknews.com – Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) NU Kabupaten Kudus bersama MI NU Nurul Haq gelar Dongeng Anak Kita di Halaman TPQ NU Nurul Haq, Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu pada Minggu (01/06/2023).

Kegiatan bertema “Meneladani Maulid Nabi Muhammad SAW” ini dihadiri pengurus Lesbumi, puluhan dewan guru, serta ratusan siswa di jenjang PAUD, TK, hingga MI. Kegiatan ini juga turut dimeriahkan oleh penampilan grup musik Sangita Lesbumi Kudus.

Dongeng anak kita merupakan program yang digagas Lesbumi untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada anak-anak usia dini, mulai dari PAUD, TK, dan SD/MI dengan metode mendongeng/bercerita agar bisa bisa diterima anak-anak dengan baik.

Abud SB Runcing, ketua Lesbumi mengatakan mendongeng merupakan salah satu metode untuk membangun bonding atau kedekatan orang tua dengan buah hantinya. Selain itu, mendongeng juga dapat membangun kemampuan visualisasinya, meningkatkan berpikir kritis, serta membantu anak memahami budaya lain yang dapat anak pahami sejak dini.

“Mendengarkan cerita dongeng juga bermanfaat dalam menstimulasi otak Si Kecil untuk berpikir dan berimajinasi. Hal ini tentu sangat baik dalam melatih kecerdasan dan perkembangan kognitifnya selama masa pertumbuhan,” kata Abud.

Abud juga berharap melalui kegiatan ini, Lesbumi dapat memberi contoh bagaimana cara mendongeng yang baik kepada orang tua, sehingga ceritanya dapat diterima anak-anak.

“Buktinya hari ini Dongeng yang disampaikan kak Luthfi dan kak Malikha disambut sorak sorai anak-anak. Harapan kami, pasca kegiatan ini orang tua juga bisa mendongeng sendiri di rumah,” imbuhnya.

Dita Khoirun Nisya’, koordinator Dongeng Anak Kita mengatakan, bahwa program ini nantinya akan dilaksanakan secara roadshow. Di beberapa sekoalah tingkat awal (PAUD, TK/RA, SD/MI) di Kabupaten Kudus sebagai bagian dari pengenalan sejak dini tentang metode pembelajaran asyik bagi pelajar.

“Dengan mendongeng ini bisa kita kenalkan seni, tradisi dan budaya kepada generasi sejak dini,” tandasnya.

Lanjutnya, Kak Lutfi dan Kak Malikha menceritakan tentang sosok Humanis Nabi, kisah teladan tentang yang sabar dan tabah, walaupun seorang nabi tapi cobaan hidup juga menimpanya dengan sabar. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :