Limpasan Sungai Wulan Rendam Dukuh Goleng, Akses Jalan dan Pemukiman Warga Tergenang

oleh

Kudus, isknews.com – Dukuh Goleng Desa Pasuruhan Lor Kecamatan Jati Kudus, utamanya di sekitar RW 12 kembali tergenang akibat meluapnya air dari Sungai Wulan. Sedikitnya 350 rumah warga dukuh goleng, desa pasuruhan lor, terdampak banjir dengan ketinggian hingga satu meter yang hampir rata merendam di 3 RT di RW tersebut, meski dukuh ini tergolong rutin dihempas oleh banjir tiap musim penghujan, namun tak urung sehingga sempat mengakibatkan terganggunya aktivitas warga.

Tak hanya rumah yang tergenang, akses satu satunya masyarakat setempat pun terancam terisolir, banjir menggenang hingga paha orang dewasa, tak jarang motor warga mogok saat beraktifitas menerobos banjir.

TRENDING :  Akibat Korsleting Bus Sinar Mandiri Hangus Terbakar
Sejumlah awak media saat meliput terendamnya kawasan dukuh Goleng Pasuruhan Lor Jati Kudus (Foto: istimewa)

Kini warga masih bertahan di rumah, namun kondisi rumah yang sudah terendam cukup parah mereka mengungsi kerumah kerabat sekitar. warga khawatir jika air semakin naik, akses satu satunya warga setempat pun terancam terisolir.

Menurut Kepala Desa Pasuruhan Lor Noor Badri, tak hanya jalan desa, sedikitnya 40 rumah terendam banjir hingga ketinggian satu meter. menurut warga air banjir datang sabtu sore, perlahan lahan air terus naik dan menggenangi sejumlah rumah warga. banjir terjadi akibat limpasan sungai wulan, masih tingginya debit air warga khawatir jika kondisi banjir terus bertambah.

TRENDING :  Kronologi Penemuan Korban Banjir Bandang Wonosoco

“Meski sudah ada limpasan pengendali air, namun kondisi debit air sungai wulan yang melintas di kawasan tersebut melebihi kapasitas dan membuat banjir menggenangi wilayah tersebut. sebagai antisipasi pihak Pemerintah Desa kini, mensiagakan posko pengungsian di balai desa setempat dan Ruang Madrasah di komplek tersebut,” katanya.

Ditambahkan oleh Noor Badri, limpasan Sungai Wulan tidak tertampung di Spilway atau Spilway itu, sehingga melimpas ke persawahan bahkan ke pemukiman warga.

“Kalau sekarang belum ada yang ngungsi karena situasinya masih aman meski ada sebagian yang sudah memasuki pemukiman warga, tapi pengungsian sudah saya siapkan bila suatu saat dibutuhkan, tapi semoga sih semuanya aman,” tutur Noor Badri.

TRENDING :  Grafik Angka Kunjungan Wisata Di Kudus Alami Penurunan

Sementara itu Sukarwi, warga dukuh Goleng mengatakan, di tempatnya sebetulnya tak hujan bahkan iklimnya sedang cerah, “Tapi mungkin kawasan sana hujan deras sehingga air sungainya itu melimpas sini, iya limpasan air, ketinggian sampai satu meter,” tuturnya.

Dari pantauan media ini memang rumah Sukarwi dan sejumlah rumah warga yang lain sempat terendam hingga 75 cm, namun secara umum masih aman ditempati.

Diperkirakan ketinggian air akan semakin menurun sepanjag kawasan Daerah Aliran Sungai Wulan tak tertimpa hujan lebat seprti hari sebelumnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :