Lolos 10 Besar dan Sempat Menunggak Gaji, Persipa Pati Hampir Tak Bisa Berangkat Ke Pekalongan

oleh -6.332 kali dibaca

Pati, isknews.com – Dikonfirmasi manager Persipa Pati Dian Dwi Budianto bercerita iya betul kita saat akhir-akhir sudah di resmikan jadwal dan kompetisi kita di ambang kebingungan gimana tidak uang dari APBD 750 jt di bulan september pertengahan sudah habis

Karena tidak tentunya jadwal persiapan dari bulan mei dengan gaji pelatih, official pemain full dan mess dari awal dan makan sehari-hari dan kebutuhan team setiap minggunya dana uji tanding setiap minggu minimal satu kali saya sehari-hari mengunanakan dana sponsor dan dana pribadi saya dan asisten manager Agung Prasetyo

Dengan habisnya uang tersebut berkomunikasi dengan Pengurus Harian Persipa untuk mencari solusi bersama dan selanjutnya bersama menghadap ke pak pembina persipa bapak H Joni Kurnianto ST, MMT yang juga wakil DPRD 1 Kab. Pati beliau kemudian mengadakan rapat antra lain KONI, pengurus Persipa dan manajemen Persipa.

Dalam rapat tersebut dihasilkan solusi tambahan anggaran yaitu mengeser anggaran kejuaran PELTI yang terdapat di KONI karena kegiatan tidka dapat di selenggarakan tahun ini karena masih pandemi dan PPKM level 3 anggaran tersebut yaitu POKIR bapak Joni Kurnianto di berikan ke PELTI senilai 275 jt rupiah sebelumnya waktu awal-awal Persipa persiapan beliau juga mengalihkan anggaran yang di KONI senilai 100 jt ke Persipa dan juga penggeseran anggaran 100 JT dari Pengurus Persipa yang sebelumnya akan digunakan untuk Persipa Junior.

“Dari bantuan beliau alhamdulilah saya bisa membayar tunggakan  gaji pemain di bulan oktober dan juga menjadi modal kita berangkat ke Pekalongan walaupun anggaran itu sangat mepet sekali tapi dengan bantuan support beberapa tokoh di Pati dan Perusahaan yang beberapa baru masuk dan support penuh dari resimen Patifosi”, ujar Dian.

Dengan doa masyarakat Pati , restu Bapak Bupati dan pak Wakil Bupati serta Ketua DPRD bapak Ali Badrudin serta tak kalah juga dukungan yang tidak henti-hentinya dari Suporter Persipa Pati Resimen Patifosi dengan ketulusan pemain yang bisa menerima keadaan team dan rasa kebersamaan yang sudah terjalin hampir 5 bulan kita bisa lolos 10 besar tahun ini Pecah telor yang selama 2 musim terakhir yang sebelumnya Persipa pati tidak pernah lolos 10 besar.

Beliau juga berharap kepada seluruh masyarakat Pati, agar mensupport dan juga mendoakan Persipa Pati melaju ke babak 10 besar selanjutnya.

“Bismillah kita siap berjuang di 10 besar
Dalam waktu dekat untuk menyikapi Persipa masuk babak 10 Besar, Manajemen bersama Pengurus Persipa akan mengadakan Rapat Bersama untuk mencari solusi terbaik, agar tim kebanggaan masyarakat kabupaten Pati dapat terus melaju sampai lolos semi final dan nasional”, ungkap Dian. (ADH/*)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.