Kudus, isknews.com – Lolos ajang piala Soeratin U17 2024 Tingkat Nasional yang berlangsung di Surabaya, pada 20 Januari hingga 3 Februari, Tim Persiku Junior Kudus menargetkan bisa menjadi juara grup pada babak penyisihan 20-24 Januari hingga berharap masuk final, yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Februari.
Tim Persiku Junior berada di Grup E mewakili Provinsi Jawa Tengah, bersama peserta dari Kalimantan Tengah, Jawa Barat, dan Sumatera Barat.
Pelatih Persiku Junior Widoro Heryanto mengatakan, Selain mempersiapkan fisik, teknik, dan taktik pemain, kata dia, mental anak asuhnya juga dipersiapkan karena tantangan kompetisi tingkat nasional jauh lebih berat ketimbang tingkat provinsi. “Pemain juga kami ingatkan untuk bermain tanpa beban, agar bisa tampil optimal,” kata Widoro di sela-sela keberangkatan tim Persiku Junior ke Surabaya yang dilepas Pj Bupati dari Pendopo Kabupaten Kudus, Kamis (18/1/2024) pagi.
Terlebih, kata Widoro, Tim Persiku Junior tampil di putaran nasional, ini merupakan yang kedua kalinya setelah pada 2017 lalu juga berhasil lolos hingga babak perempat final,
Untuk mewujudkan target tersebut, kata dia, anak asuhnya juga sudah dipersiapkan termasuk menjalani latihan pada pukul 10.00 WIB dan siang hari pada pukul 14.00 WIB, karena nantinya ada laga pagi dan siang hari.
Penjabat Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie mengucapkan selamat terhadap Persiku Junior yang menjadi juara tingkat provinsi dan sekarang berlaga di putaran nasional. “Tentunya Persiku Junior ini menjadi wajah Kota Kudus. Pemkab Kudus akan memberikan dukungan, baik moril maupun materiil untuk kebutuhan para pemain bersama tim ofisial keberangkatan ke Surabaya,” ujarnya. Ia berjanji jika tim Persiku Junior mampu tampil di laga final, maka semua organisasi perangkat daerah (OPD) akan diajak menyaksikan laga tersebut di Surabaya. “Para pemain jangan lupa untuk menjaga stamina dan kesehatan karena laga yang dihadapi nantinya tentu berbeda dengan saat di level provinsi,” ujarnya.
Di samping itu, atas sejarah yang ditorehkan Persiku Jr, PT Sukun Wartono Indonesia memberikan dukungannya dengan memberikan uang tunai Rp 200 juta. Diantaranya untuk pembuatan jersei, transportasi, serta pembinaan lainnya.
“Total untuk Persiku Junior ada sekitar 350 juta rupiah, terdiri dari 100 juta rupiah di musim kemarin, 50 juta rupiah untuk bonus, dan 200 juta rupiah untuk putaran final di Surabaya,” jelas Corporate Secretary PR Sukun Deka Hendratmanto.
Alasan PT Sukun Wartono Indonesia mau menjadi sponsorship tim Persiku Jr, jelas Deka karena mereka menyadari bahwa pembinaan olahraga sepak bola membutuhkan anggaran yang cukup mahal. Untuk itu, perusahaan besar di Kudus itu fokus pembinaan untuk tim dengan usia remaja, U-17.
“Kebetulan Persiku Junior juga diusia tersebut (U-17), maka kami support di situ, termasuk untuk mengarungi kompetisi (yang diikuti) di Persiku Jr,” jelasnya. (AS/YM)







