Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan Adaptasi Kebiasaan Baru Protokol Kesehatan

oleh -338 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Kepala Seksi Pembinaan Kelembagaan Kepemudaan pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Iswahyudi mengajak para mahasiswa menjadi duta perubahan perilaku untuk membantu masyarakat patuh protokol kesehatan di setiap aktivitas sehari-hari agar memutus mata rantai penularan covid 19.

“Generasi muda kita ajak jadi agen perubahan protokol kesehatan, minimal menjadi contoh penerapan prokes disekitarnya untuk penanganan covid-19,” ujarnya dihadapan mahasiswa psikologi, Universitas Muria Kudus, Rabu 24 Februari 2021.

Iswahyudi mengatakan bahwa selama masa pandemi manusia dipaksa hidup dengan Covid-19 sehingga harus melakukan adaptasi yang kuat. “Kita ingin masyarakat punya kebiasaan hidup bersih dan sehat. Perubahan perilaku ini upaya di hulu, untuk mencegah agar orang tidak tertular Virus Corona. Kalau berhasil di hulu, hilir kita bebannya tidak berlebihan,” katanya.

Dengan begitu, masyarakat Indonesia akhirnya punya perilaku hidup bersih dan sehat secara terus menerus. “Jadi tidak hanya menghindarkan dari Covid-19 tapi juga segala jenis penyakit,” kata Iswahyudi.

Edukasi ke masyarakat pemahaman adaptasi kebiasaan baru dengan patuh protokol sangat penting di lakukan meskipun sudah ada program vaksinasi, “Jangan sampai euforia vaksinasi justru mengendorkan protokol kesehatan. Karena meskipun sudah di vaksinasi kita belum ada jaminan tidak tertular covid 19,” pesannya.

Kita ketahui, awal mulanya memakai masker terasa canggung, namun sekarang menjadi terbiasa di masyarakat. “Awal memang canggung akan tetapi bila terus menerus di lakukan akan menjadi kebiasaan dan pada akhirnya menjadi budaya baru, smoga pandemi segera berakhir,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :