Mahasiswa Farmasi dan Kebidanan Ini Latih Penghuni Panti Asuhan Buat Sabun Antiseptic dari Daun Pletekan

oleh -1.058 kali dibaca
Para mahsiswa UMKU dari Prodi Farmasi dan Kebidanan latih pembuatan sabun antiseptikm herbal kepada anak-anak panti asuhan Aisyiyah Kudus (Foto: istimewa/UMKU)

Kudus, isknews.com – Selama ini, daun pletekan merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di pinggir jalan dan disekitar pekarangan, daun pletekan yang dianggap tanaman liar ternyata bisa diolah menjadi sabun antiseptic yang dapat dijual sehingga menjadi peluang usaha guna membantu meningkatkan kemandirian secara ekonomi.

Tim Pengabdian kepada masyarakat Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) dengan mengusung tema Pemanfaatan daun pletekan menjadi sabun antiseptic herbal sebagai peluang usaha mandiri guna meningkatkan ekonomi, memberkan pelatihan kegiatan ini di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Prambatan Kidul Kabupaten Kudus.

Para mahsiswa UMKU dari Prodi Farmasi dan Kebidanan latih pembuatan sabun antiseptikm herbal kepada anak-anak panti asuhan Aisyiyah Kudus (Foto: istimewa/UMKU)

Menurut staf humas UMKU Azizah, kegiatan pengabdian ini melibatkan beberapa mahasiswa Prodi S1 Farmasi dan D3 Kebidanan untuk membantu dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan PKM.

“Pengabdian kepada masyarakat merupakan elemen dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dan wujud kontribusi perguruan tinggi untuk memberikan solusi permasalahan nyata yang terjadi di masyarakat. Dengan melalui kegiatan pengabdian ini anak-anak dan pengurus Panti  dibekali pelatihan mengolah tanaman pletekan untuk dijadikan bahan bernilai ekonomis berupa sabun antiseptik herbal,” kata Azizah, Jumat (29/10/2021).

Kegiatan ini menurutnya, pertama dilaksanakan pada hari Sabtu (09/10) lalu dengan kegiatan seminar tentang pentingnya cuci tangan yang benar dan manfaat daun pletekan untuk kesehatan dan pelatihan  produksi awal pembuatan sabun antiseptic berbahan dasar daun pletekan.

“Disusul kegiatan kedua yang dilaksanakan pada Jumat 29 Oktober 2021 membahas tentang pengurusan legalitas produk sabun antiseptic yang telah dibuat dengan menghadirkan narasumber Apt. Siti Muzdalifah, S.Si., M.Farm. dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus,” terangnya.

Materi pelatihan terakhir kepada penghuni panti ini kemudian membahas tentang pembuatan akun marketplace sebagai bekal ilmu pemasaran produk. Rangkaian acara terakhir ditutup oleh Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Kudus, Noor Hidayah, A.Kep., M.Kes.. Kegiatan ini didukung penuh oleh pengurus panti asuhan ‘Aisyiyah Kudus serta Universitas Muhammadiyah Kudus. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.