Mahasiswa KKN-IK IAIN Kudus Lakukan Pendampingan Kerja UMKM

oleh -322 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Mahasiswa KKN IAIN Kudus mendatangi salah satu UMKM di desa Piji tepatnya di rt 01 rw 04. Selain untuk mendata UMKM, mahasiswa KKN IAIAN juga melakukan pendampingan kerja di toko roti Global, dari mulai bagaimana proses produksi sat mencetak adonan roti, proses packing , sampai pada bagian toko.

Mahasiswa KKN IAIN Kudus mengajukan beberapa pertanyaan kepada pemilik UMKM Roti Global yang bertujuan agar mendapatkan beberapa informasi yang dibutuhkan untuk pendataan UMKM. Pemilik Global Bakery beliau bernama bapak Sugiharto warga asli Japan, Colo Kudus. Beliau mendirikan usaha ini sejak tahun 1996 di Wonogiri, Jawa Timur. Namun, usaha beliau di Wonogiri sempat vakum tiga tahun, tepatnya pada tahun 2007.

Kemudian, beliau berinisiatif melanjutkan usahanya di desa Piji Dawe Kudus. Adapun faktor yang melatar belakangi dibukanya kembali usaha roti global karena banyak kegiatan masyarakat desa Piji yang lebih sering menggunakan produk roti seperti pada saat pengajian, tasyakuran dan acara lainnya. Sumber daya manusia nya juga banyak yang berminat bekerja di toko roti beliau, untuk saat ini di rumah produksi Piji ada 6 orang karyawan.

Mengapa dinamakan roti Global? Berdasarkan penjelasan dari bapak Sugiharto, beliau memakai kata Global pada produknya karena pada saat itu, tepat pada tahun berdirinya usaha beliau sedang marak-maraknya globalisasi, sehingga beliau berharap produknya nanti akan ikut mengglobal, maka dari itu beliau menamakan produk rotinya dengan nama “Roti Global”. Untuk legalitas juga sudah lengkap surat-suratnya dari DEP. KES RI SP 195/11 34/2000.

Usaha roti Global beliau tidak hanya di desa Piji, namun sudah mempunyai cabang di perbatasan Kudus Jepara, Purwodadi, dan Gebog. “Untuk cabang Gebog sudah tutup, karena tidak ada yang ngelola” (kata beliau bapak Sugiharto).

Produk yang di hasilkan tidak hanya roti basah, namun juga kue kering dan kue tart yang di produksi hanya saat ada pesanan. Cabang Piji memproduksi banyak jenis roti, misal roti basah, kue kering dan kue tart. Untuk cabang Purwodadi hanya memproduksi kue kering saja.

Beliau memasarkan produk rotinya melalui offline maupun online. Untuk pemasaran offline kategori roti basah, konsumen bisa langsung datang kerumah produksi juga bisa lewat agen, roti basah tidak di pasarkan ke toko, warung maupun pasar. Seperti di Pati, Surakarta, DIY, Pacitan dan Ponorogo khusus pemasaran kue kering melalui jalur kanvas atau pakai unit mobil pabrik, kemudian sales langsung terjun ke pasar-pasar. Untuk pemasaran secara online, beliau menggunakan Instragam, Facebook dan WA (085 865 321 424/ 085 326 782 666).

Beliau juga mengatakan “Global bakery juga sudah ada MOU dengan IAIN Kudus, terutama untuk mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis Islam dapat melakukan kegiatan PPL disini untuk seterusnya”. Tambah beliau “Bulan lalu, sudah ada mahasiswa dari IAIN Kudus yang melakukan PPL disini dari prodi Manajemen Bisnis Syariah (MBS)”.

Untuk itu, dengan adanya pendataan UMKM yang dilakukan mahasiswa KKN IAIN Kudus ini, tentunya dengan ijin dari bapak kepala desa, beliau berharap “Dengan adanya kerjasama mahasiswa KKN IAIN Kudus yang melakukan pendataan UMKM desa PIJI, dari pihak desa sangat terbantu sekali, untuk melengkapi web desa nanti”.

Dari mahasiswa KKN sendiri, nantinya akan memasukkan UMKM desa Piji ini dalam sebuah Form UMKM, sehingga UMKM desa Piji dapat di kenal lebih luas lagu, meskipun UMKM Roti Global ini sudah banyak yang mengenalnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :