Mahasiswa UMK Keliling Salurkan Paket Sembako Ke Warga yang Isoman

oleh -252 kali dibaca
Mahasiswa UMK memberikan paket sembako kepada perwakilan keluarga yang tengah melakukan isolasi mandiri, Jumat (20/8/2021)

Kudus, isknews.com – Universitas Muria Kudus (UMK) memberikan bantuan kepada warga yang tengah menjalani isolasi mandiri, ada 100 paket sembako dan vitamin yang diberikan. Untuk penyaluran, Kantor Kesehatan, Keselamatan Kerja, kebencanaan dan Lingkungan (K4L) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus.
Rektor UMK Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si mengatakan, untuk pemberian bantuan sasarannya sangat spesifik. Sehingga bantuan yang diberikan memang tepat sasaran, sehingga diharapkan benar-benar bermanfaat bagi warga yang terkena covid-19. ”Penyaluran ini bekerjasama dengan DKK Kudus,” katanya saat memberikan sambutan dihadapan mahasiswa yang menjadi relawan, Jumat (20/8/2021).
Dari DKK itulah, nantinya akan ada data warga mana saja yang tengah melakukan isolasi mandiri. Selanjutnya tim dari K4L UMK menyalurkan bantuan tersebut didampingi pihak puskesmas maupun pemerintahan desa setempat.
Pihaknya berterimakasih kepada semua pihak, mulai donatur hingga mahasiswa yang menjadi relawan dalam kegiatan penyaluran bantuan tersebut. ”Semoga yang membantu dalam kegiatan ni mendapatkan berkah dari yang maha kuasa,” terangnya.

Kepala K4L UMK Hendy Hendro Hadi Srijono, M.Si mengatakan, pemberian bantuan berupa sembako dan vitamin. Untuk vitamin yang diberikan sudah dikonsultasikan dengan DKK, sehingga memang benar-benar dibutuhkan dalam meningkatkan imun tubuh guna penyembuhan covid-19.
Dari data yang ada, ada sekitar 30 warga yang melakukan isolasi mandiri. Namun sasaran bantuan diberikan kepada 12 warga, karena 12 warga tersebut barus melakukan isolasi mandiri selama dibawah tiga hari. ”Ketika ada lagi, tentu kami siap menyalurkan kembali, karena saat ini ada 100 paket yang diberikan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan ini, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan bidan desa yang memang selalu koordinasi dengan DKK. Sehingga pemberian bantuan bisa tepat sasaran.
Terkait relawan, pihaknya melibatkan 25 mahasiswa dalam proses penyaluran bantuan tesebut. Penyerahan bantuan kemarin juga di bagi beberapa tim sehingga semua bisa berjalan dengan maksimal. ”Mahasiswa kami libatkan juga dalam rangka melatih mahasiswa agar peka dengan kondisi sosial,” imbuhnya.
Usai pemberian bantuan, semua tim memakai masker dan sarung tangan sebagai upaya pencegahan dari covid-19. Selain itu, juga dilakukan sterilisasi dengan menyemprotkan seluruh badan tim yang bertugas dengan cairan disinfektan.

Sementara Kepala DKK Kudus Badai Ismoyo mengakui jika pihaknya membutuhkan dunia pendidikan dalam penanganan covid-19. Salah satunya agar mahasiswa bisa menadi duta perubahan perilaku, sehingga sosialisasi bis amaksimal dan bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19.
Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada UMK atas bantuan yang diberikan. Jajaran dibawah DKK juga siap membantu menyalurkan sehingga bisa tepat sasaran dan warga bisa terbantu.

Salah satu mahasiswa Hana Zakiyah mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan ini, karena dirinya bisa ikut berpartisipasi dalam penanganan covid-19. Sehingga bisa membantu warga yang tengah isolasi mandiri.
Apalagi mereka yang isman bisa jadi sudah tidak mendapatkan pemasukan dan juga terhambat mobilitasnya. Dengan bantuan yang diberikan langsung ke rumah warga yang isoman, harapannya mereka bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan tanpa harus keluar rumah. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :