Malam Natal Tanpa Sekat, Forkopimda Kudus Menyapa Umat

oleh -381 Dilihat
Forkopimda Kudus melaksanakan Patroli Malam Natal untuk memastikan perayaan berlangsung aman, nyaman, dan penuh kedamaian bagi umat Kristiani. Rabu (24/12/2025) (Foto: istimewa/Polres Kudus)

Kudus, isknews.com – Suasana hangat dan penuh toleransi terasa di Kabupaten Kudus saat Pemerintah Kabupaten Kudus bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan Patroli Malam Natal, Rabu (24/12/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan perayaan Natal berlangsung aman, nyaman, dan penuh kedamaian bagi umat Kristiani.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan patroli tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dan aparat keamanan dalam menyapa sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang tengah menjalankan ibadah Natal.

“Jadi kita bersama Forkopimda, Pak Kapolres, Pak Dandim, Ketua DPRD, Pak Kajari, dan Ketua PN menyambangi saudara-saudara kita yang merayakan Natal. Semoga damai, penuh kasih sayang, tidak ada apa-apa, dan kita hadir memberikan rasa aman dan nyaman untuk mereka beribadah merayakan Natal,” ujar Sam’ani.

Ia menambahkan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan situasi perayaan Natal di Kabupaten Kudus berjalan aman dan kondusif. Pemerintah daerah juga membuka ruang komunikasi apabila terjadi hal-hal yang membutuhkan penanganan cepat.

“Alhamdulillah pantauan aman. Kabupaten Kudus ini tingkat toleransinya sangat tinggi. Terima kasih kepada pengurus gereja yang telah menerima kami, semoga seluruh perayaan Natal di Kudus aman semuanya,” imbuhnya.

Sambutan bupati kudus, Sam’ani Intakoris dalam Misa Natal tahun 2025. (Foto: YM)

Sam’ani berharap suasana damai tersebut dapat terus terjaga dan menjadi kekuatan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan.

“Kita doakan bersama semoga Kabupaten Kudus selalu aman, terhindar dari bencana, dan kita semua bisa menjaga kesatuan,” tegasnya.

Dalam rangkaian patroli tersebut, rombongan Forkopimda Kudus mengunjungi sejumlah gereja, di antaranya Gereja Katolik Santo Yohanes Evangelista di Jalan Sunan Muria, Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kudus, serta Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Kudus Rayon 2 yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro. Selain itu, Forkopimda juga meninjau Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di depan air mancur Pendopo Kabupaten Kudus.

Rombongan Forkopimda mengunjungi gereja Katolik Santo Yohanes Evangelista di Jalan Sunan Muria. (Foto: Istimewa)

Di Gereja Katolik Santo Yohanes Evangelista, ribuan jemaat mengikuti misa Natal dengan khidmat di bawah pengamanan aparat gabungan. Pemimpin gereja setempat, Romo Santosa MSF, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kudus serta aparat keamanan.

“Pertama-tama kami mengucap syukur kepada Pemkab Kudus yang selalu memperhatikan ketentraman umat. Pada misa Natal pertama hari ini diikuti sekitar 2.500 jemaat dan sesi kedua sekitar 1.500 jemaat, sehingga total kurang lebih 4.000 umat hadir,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dukungan pengamanan yang maksimal membuat umat dapat beribadah dengan rasa aman dan tenteram.

“Kami ingin masyarakat Kudus itu guyub, rukun, bersatu, dan sejahtera. Yang terpenting adalah damai di hati, karena kelahiran Yesus Kristus membawa damai bagi semua orang,” imbuh Romo Santosa.

Sementara itu, Ketua Majelis Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Kudus, Yeffrey Yechonia, yang ditemui di GKMI Kudus Rayon 2, Jalan Pangeran Diponegoro, berharap kondisi kondusif di Kabupaten Kudus dapat terus terjaga.

“Kalau dari kami berharap lingkungannya tetap kondusif dan aman. Kudus ini sebenarnya sudah kondusif, tapi kami berharap keamanan ini bisa terus terjaga, supaya tidak ada pihak-pihak yang menodai rasa aman dan Kudus tetap dikenal sebagai kota yang aman,” ujarnya.

Yeffrey menjelaskan, perayaan Natal di GKMI Kudus memiliki dua puncak kegiatan, yakni misa malam Natal dan perayaan Natal pada keesokan harinya.

“Puncaknya ada dua, malam Natal hari ini dan besok sore perayaan Natal. Total jemaat sekitar 1.500 orang. Khusus malam Natal, kami dibagi dua lokasi, yaitu Rayon 1 di Jalan Wahid Hasyim dan Rayon 2 di Jalan Pangeran Diponegoro,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Yeffrey menyampaikan pesan kepada seluruh jemaat agar senantiasa menjaga semangat damai dan kebersamaan.

“Selamat Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Semoga damai Tuhan selalu menyertai kita semua,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :