Mangut di Kudus Ini Dipadukan Ikan Lele, Jadi Primadona Pecinta Kuliner Lintas Daerah

oleh -2.238 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Sajian rasa baru bagi warga Kudus yang gemar dengan olahan menu mangut. Bila biasanya mangut dipadukan dengan ikan pe asap atau kepala manyung. Namun, beda dengan salah satu warung di Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kudus.

Sajian mangut di warung ini memadukan ikan lele yang diasap dengan cita rasa dari rempah yang diracik khusus. Bahkan, rasanya yang nikmat dan gurih ini menjadi salah satu buruan dari pecinta kuliner di berbagai wilayah.

Proses pembuatan manggut lele asap ini tidak jauh berbeda dari biasanya. Mulanya, lele dilakukan pengasapan dahulu pada lemari asap selama satu jam dengan suhu mencapai 100 derajat celcius.

Ikan lele yang dipakai sendiri merupakan lele organik yang sebelum diasap sudah dimarinasi terlebih dahulu dengan bumbu khusus selama tiga setengah jam.

Setelah itu, lele yang sudah selesai di asap kemudian dimasak dengan bumbu santan dan dicampur racikan rempah nasional.

Koordinator Warung Kudusan, Himmatul Ulya, menuturkan, mangut lele asap ini menjadi pilihan favorit saat ini. Bahkan, peminatnya tidak hanya warga kudus, melainkan banyak dari luar kota, mulai dari Pati hingga Semarang.

“Dalam sehari bisa menghabiskan sekitar 30 ekor lele lebih,” katanya.

Untuk menikmati lele asap ini pun tidak perlu merogoh kocek terlalu banyak. Cukup Rp 15 ribu, pengunjung bisa menyantap sajian ini sambil menikmati suasan khas Kudusan serta koleksi barang antik di warung tersebut.

Sementara itu, salah satu pengunjung, Yuni, mengaku baru pertama kali mencoba olajan mangut lele asap ini. Dia yang suka dengan ikan lele merasa tertarik untuk mencoba mangut lele asap lantaran jarang ditemui di kudus.

“Rasanya gurih perpaduan dengan santan dan rempah, ini baru pertama kali mencoba mangut lele asap,” ucapnya. (MY/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :