Mantan Napiter Abu Tholut Sosialisasikan Tangkal Paham Radikal Kepada Ratusan Kepala Desa dan Takmir Masjid

oleh -1,180 kali dibaca
Foto: Istimewa

Pati, ISKNEWS.COM – Genderang melawan aksi teroris benar-benar dilakukan oleh Kepolisian Resort (Polres) Pati. untuk yang kedua kalinya Ustadz Abu Tholut dan Ipda Subkhan, S.H didatangkan guna memberikan penjelasan tentang bahaya faham radikal kepada ratusan Ketua Takmir Masjid dan Kepala Desa se-Kabupaten Pati di Masjid Al Ikhlas Komplek Mapolres Pati. Senin (28-05-2018).

Dalam sambutannya, AKBP Uri Nartanti Istiwidayati S.I.K., M.S.i menyampaikan bahwa walaupun di wilayah Kabupaten Pati sejauh ini masih dalam kategori aman dan kondusif, namun tidak ada salahnya kita mengenal apa itu faham radikalisme, yang merupakan embrio lahirnya aksi terorisme. Dalam mengantisipasi masuknya faham radikalisme.

“Wilayah hukum Polres Pati masih dalam kondisi kondusif, namun kita harus tetap waspada terhadap berkembangnya faham radikalisme yang merupakan embrio lahirnya aksi terorisme,”ungkap Kapolres.

Pihaknya sengaja menghadirkan pelaku langsung yang terkait Aksi Terorisme yaitu Ustadz Abu Tholut, harapannya dengan memgetahui dari sumbernya maka kita semua akan lebih mudah memahami sehingga kemudian kita semua dapat mengantisipasinya.

Foto: Istimewa

“Kami sengaja menghadirkan Ustadz Abu Tholut yang kedua kalinya. Karena biliau faham persis gerakan rekruitmen yang dilakukan oleh para pelaku paham radikal,”lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut Ustadz Abu Tholut menjelaskan latar belakang faham radikalisme yang saat ini diidentikkan dengan ISIS. Bagaimana latar belakang pemahaman agamanya, ciri-ciri khusus berdasar implementasi ajaran agamanya dan bagaimana langkah kita dalam mengantisipasinya.

“Memahami ajaran agama yang baik dan benar berdasar guru yang benar serta membuka komunikasi makala ada hal-hal baru yang perlu didiskusikan adalah salah satu cara ampuh agar kita tidak tersugesti atau mudah dipengaruhi,” ujar Ustadz Abu Tholut.

Ipda Subkhan pada kesempatan tersebut menambahkan bahwa mengenali apa itu radikalisme dan bahayanya, serta yang lebih prinsip mengetahui bagaimana masuknya menjadi sesuatu yang penting dan harus diketahui agar kita semua akan dengan mudah dapat mengantisipasinya, sehingga dengan deteksi dini maka kita akan dapat melakulan cegah dini dan tangkal dini secara tepat dan tepat.

“Saya menambahkan apa yang disampaikan Ustadz Abu Tholut, kita harus memahami betul ciri-ciri mereka baik aktifitasnya ataupun ajaranya, supaya dapat mengantisipasinya,”tutup Ipda Subkhan. (WR/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :