Masih Ditemukan Lulusan SD Tidak Lanjutkan Sekolah

by
Foto: Istimewa

Jepara, ISKNEWS.COM – Setidaknya terdapat 0,04 persen anak usia sekolah lulusan Sekolah Dasar (SD) sederajat di Kabupaten Jepara tidak melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berdasarkan data Angka Putus Sekolah (APS) tingkat SD/Madrasah Ibtidaiyah (MI)/Kejar Paket A pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara, tepatnya ada 43 anak lulusan SD dari 120.743 jumlah siswa pada tahun ajaran sebelumnya, yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah selanjutnya.

TRENDING :  Nahkoda KM Jasa Laut Akhirnya Meninggal

Sementara itu, APS pada tingkat SMP/Madrasah Tsanawiyah (MTs)/Kejar Paket B adalah sebesar 0,10 persen. Dimana jumlah putus sekolah pada tingkat dan jenjang tersebut adalah sebanyak 44 orang, dari 57.382 jumlah siswa pada tahun ajaran sebelumnya.

TRENDING :  Minat Generasi Muda Pada Kearifan Lokal Kini Mulai Tumbuh

Asisten II Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Mulyaji berharap program nasional wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun, yang terus diupayakan Pemkab Jepara nantinya bisa mencapai angka nol persen.

Melalui program wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun, maka persiapan dan pemicu kualitas daya saing bangsa akan mampu berkompetisi dalam percaturan dunia. “Terutama dalam rangka menghadapi persaingan dunia global. Dimana ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, terutama di kalangan generasi muda menjadi sebuah tuntutan tersendiri,” ujarnya, Rabu (16-5-2018) di Pendapa Kartini, Jepara, saat memberikan pengarahan dalam acara penyerahan bantuan tahap pertama Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGNOTA) Kabupaten Jepara.

TRENDING :  Polres Rembang Terjunkan Personil Untuk UNBK hingga Hari Kamis
KOMENTAR SEDULUR ISK :